Haji Alim Tutup Usia, Dua Hari Kritis akibat Penyakit Komplikasi dan Asma

# Bakal Dikebumikan di Samping Makam Istri

 

PALEMBANG, SIMBUR – Konglomerat asli Palembang, Kms H Abdul Halim bin Kms Ali biasa disapa Haji Alim dikabarkan tutup usia. Pengusaha yang dikenal dengan julukan “wong kayo lamo” itu mengembuskan napas terakhirnya pada Kamis (22/1) sekitar pukul 14.25 WIB. Almarhum berpulang pada usia 88 tahun setelah mengalami kondisi kritis saat dirawat di RS Fatimah Palembang.

Kabar duka tersebut dibenarkan pengacara Haji Alim. Menurut advokat Lisa Merida SH MH, selama ini kondisi Haji Alim menurun. Terakhir, kata Lisa, almarhum sempat tidak sadarkan diri sehingga membuatnya dirawat di ruang ICCU.

“Sudah satu minggu ini kondisi Haji Alim menurun. Dua hari terakhir kritis karena penyakit yang dideritanya yakni komplikasi dan asma. Saat ini masih di rumah sakit. Nanti akan dibawa ke rumah duka Jl M Isa. Mohon doanya,” ungkap Lisa.

Lisa menambahkan, almarhum bakal dikebumikan pada Jumat (23/1). Haji Alim akan diantar ke tempat peristirahatannya yang terakhir di samping pusara istrinya,
almarhumah Nyimas Hj Aminah di pemakaman keluarga Jl M Isa.

Mendiang Haji Alim dan Nyimas Hj Aminah meninggalkan enam anak. Terdiri dari Nyimas Rodiah Halim, Nyimas Rohana Halim, Kms Umar Halim, Nyimas Fatma Halim, Nyimas Sarah Halim dan Nyimas Ria Halim.

Diketahui pula, Haji Alim memiliki perusahaan perkebunan sawit yakni PT Sentosa Mulia Bahagia (SMB). Selain itu, crazy rich itu juga memiliki dua perusahaan tambang batu bara yakni PT Uci Jaya (PT UJ) dan PT Karya Perintis Sejati (PT KPS) di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin. Dua perusahaan tambang tersebut mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) sejak 2014 – 2034.(nrd)