Pelajar Asal Sumsel Melaju ke Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Internasional

# Sydney Venecia Salah Satu Wakil Indonesia di Kancah Dunia

 

JAKARTA, SIMBUR – Siswi asal Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Sydney Venecia berhasil mewakili Indonesia untuk mengikuti Internationale Deutscholympiade di Mannheim, Jerman, pada 13-22 Juli 2026. Bukan hanya mengharumkan nama sekolahnya SMA Ignatius Global School Palembang, Sydney Venecia juga akan membawa nama baik Indonesia di mata dunia dalam Olimpiade Bahasa Jerman tingkat internasional.

Tiarma Klarita, guru Bahasa Jerman SMA Ignatius Global School Palembang membenarkan, dua siswanya yang mewakili Sumsel berhasil menjadi pemenang Olimpiade Bahasa Jerman tingkat nasional. Kegiatan tersebut diselenggarakan Goethe Institut Indonesien bekerja sama dengan Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia (IGBJI).

Dijelaskan Tiarma, juara pertama Sydney Venecia, mewakili Indonesia ke Internationale Deutscholympiade di Mannheim, Jerman, bulan 13-22 Juli 2026. Sementara, juara kelima Rahmad Ardhani Arba’a mendapatkan beasiswa kursus bahasa Jerman di Goethe Institut di Indonesia. “Iya hanya Sydney (mewakili Indonesia ke Jerman). Dhani yang juara 5 juga dari Palembang tp hadiahnya beasiswa kursus di Goethe Institut Jakarta,” ungkap Tiarma, Jumat (23/1).

Diketahui, sekitar 80 pelajar dari 59 SMA/SMK/MA yang mewakili 26 provinsi telah berkompetisi dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional 2026 pada 21 Januari di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi DKI Jakarta. Juara pertama dan kedua akan menjadi wakil Indonesia dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Internasional di Mannheim pada Juli mendatang.

Wakil Direktur Goethe-Institut Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru Ulrike Drissner mengatakan, Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional merupakan kompetisi nasional tahunan untuk pemelajar bahasa Jerman berusia 15-17 tahun. Tahun ini, pelaksanaan Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional turut bekerja sama dengan Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen dan BGTK Provinsi DKI Jakarta.

“Olimpiade Bahasa Jerman ini tidak akan mungkin terlaksana tanpa para guru yang berdedikasi, yang setiap hari menginspirasi generasi muda untuk mencintai bahasa Jerman. Sesuai dengan semangat Olimpiade, seluruh finalis menunjukkan pentingnya ikut serta. Berani dan berkembang sama pentingnya dengan menang,” ujar Ulrike Drissner.

Dalam upacara pengumuman pemenang di BGTK Provinsi DKI Jakarta pada Kamis, 22 Januari, Sydney Venecia (SMA Ignatius Global School Palembang) dinobatkan sebagai juara satu. Adapun Nicole Alexandra Prayugo (Saint John’s Catholic School BSD) terpilih sebagai juara kedua. Sydney dan Nicole akan melanjutkan perjuangannya berkompetisi dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Internasional yang dijadwalkan berlangsung 13-22 Juli 2026 di kota Mannheim, Jerman. Sekitar 115 pelajar dari 60-an negara diproyeksikan akan bersaing memperebutkan gelar pemelajar terbaik bahasa Jerman. Kompetisi akbar internasional ini berlangsung setiap dua tahun sekali.

Sementara itu, Dzaki Putra Indrastata (SMA Negeri 3 Yogyakarta) menjadi juara ketiga dan Pierre Adriano Panggabean (SMAK 7 Penabur Jakarta) sebagai juara keempat. Adapun juara kelima diraih Rahmad Ardhani Arba’a (SMA Ignatius Global School Palembang) dan juara keenam oleh Ailsya Zivana Khaalidiyya (SMA Al Hikmah Surabaya). Pemenang ke-3 hingga ke-6 menerima beasiswa kursus bahasa Jerman dan ujian Goethe-Zertifikat di Goethe-InstitutJakarta atau Bandung.

Para finalis yang telah berkompetisi dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional tahun ini sebelumnya telah melalui babak penyisihan yang diikuti 1.500 siswa-siswi dari 321 SMA, 31 SMK, dan 28 MA selama November hingga Desember 2026 di 17 tempat ujian di 26 provinsi.

Dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional 2026, para finalis diuji dalam hal keterampilan berbahasa Jerman pada tingkat kemahiran bahasa A2 (tingkat pemula lanjutan), mulai dari membaca, menyimak, menulis, dan berbicara. Para finalis diberi waktu 90 menit untuk menjawab secara mandiri soal-soal dalam sesi membaca, menyimak, dan menulis.

Sementara dalam sesi pengujian kemampuan berbicara, para finalis dipecah menjadi beberapa kelompok masing-masing berisikan tiga orang, di mana mereka mempresentasikan tema yang diberikan selama 15 menit di hadapan para juri. Sejak diinisiasi pada tahun 2008, Olimpiade Bahasa Jerman tingkat Nasional konsisten menjadi ajang untuk mempromosikan bahasa Jerman di Indonesia dan mendorong pelajar berusia 15-17 tahun untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berbahasa Jerman.

Upacara pengumuman pemenang turut dihadiri para guru pendamping finalis, ASEAN Affairs/Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Indonesia Dr. Philipp Hirsch. Selain itu, hadir pula Kepala BGTK DKI Jakarta Erfan Agus Munif, Kepala Pusat Prestasi Nasional Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, dan Ketua IGBJI Ekadewi Indrawidjaja. (red/rel)