- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Tak Pakai Alat Safety di Kapal, Firdaus Terpeleset lalu Tenggelam di Sungai
PALEMBANG, SIMBUR – Seorang anak buah kapal (ABK) Kapal TB HSM 1 mengalami musibah hanyut dan tenggelam di Perairan Sungai Baung, Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan, OKI.
Peristiwa tersebut diterima Basarnas Sumsel melalui Com Center, kemarin Selasa (30/5/23) pukul 16.00 WIB dari Syahbandar Sungai Lumpur bapak Hasanudin. Laporan awalnya, bahwa korban Muhammad Firdaus (24) jabatan masinis 2, berawal dari pukul 09.00 WIB, sewaktu TB HSM 1 yang menggandeng TK SOL 2310 yang bermuatan kayu Akasia tujuan dari SHP Sembilang menuju Jeti Kuning, Sungai Baung, OKI.
“Siang itu korban hendak mengantarkan dokumen kayu ke kantor, namun tiba-tiba korban terpeleset ke sungai. Diduga karena korban tidak memakai alat safety, sehingga mengakibatkan korban tenggelam,” ungkap Kakansar Basarnas Sumsel Hery Marantika SH MSi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kakansar Basarnas segera memerintahkan satu tim rescue dan ABK KN Sar Setyaki 202 bergerak menuju lokasi kejadian, untuk melakukan proses pencarian. Didukung peralatan Sar air seperti Kapal RIB, alat selam, serta alat canggih terbaru aqua eye dan under water search device. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi keberadaan korban dibawah air.
Tim rescue Basarnas Sumsel berkoordinasi dan mengkoordinir seluruh unsur Sar gabungan yang terlibat dalam operasi Sar. Terdiri TNI – Polri, Syahbandar, agar proses pencarian benar-benar terencana dan efektif. (nrd)



