- Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah melalui Operasi Modifikasi Cuaca
- Optimalkan Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah
- Kejari Musi Rawas Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Peremajaan Sawit
- Deklarasi Tata Kelola Sumur Minyak Rakyat, Akhiri Illegal Drilling di Sumsel
- PWI Fest Digelar 4–5 Desember 2026 di Jakarta, Kick-Off HPN 2027 Lampung
Cegah dan Deteksi “Penyakit Misterius” Masuk Sumsel, Harap Tidak Terburu-buru Tetapkan Pandemi
Senada diungkap Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Palembang, Dr dr Zulkhair Ali SpPD KGH. Menurut Zulkhair Ali, pihaknya mengimbau agar masyarakat dapat menjaga kebersihan. Terutama kebersihan makanan dan alat makan. Khususnya bagi anak-anak. “Kami mengikuti panduan Pengurus Besar IDI dan IDAI. Pencegahan dilakukan dengan mencuci tangan dan alat makan. Juga jangan makan sembarangan,” ungkap Zulkhair kepada Simbur, Kamis (5/5).
Selain pencegahan, deteksi dini juga penting dilakukan terhadap pasien anak yang terinfeksi hepatitis misterius agar segera mendapat perawatan medis di rumah sakit. “Deteksi dini untuk pasien yang memberikan gejala. Terutama anak di bawah 16 tahun. Bagi yang dicurigai hepatitis, segera dirawat di rumah sakit,” jelasnya.



