- Nilai-Nilai Perjuangan Jenderal Bambang Utoyo, Tegaskan Integritas, Niat Murni, dan Kesederhanaan sebagai Teladan Bangsa
- Keok Praperadilan, Dua Beranak Tersangka Suap Proyek Irigasi di Muara Enim Dilimpahkan ke Pengadilan
- Pulang Ibadah Haji, Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKU Timur Susul Dua Rekannya Masuk Bui
- Kodam II/Sriwijaya Tancap Gas, Palembang Pimpin Progres Koperasi Desa Merah Putih
- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
Cegah dan Deteksi “Penyakit Misterius” Masuk Sumsel, Harap Tidak Terburu-buru Tetapkan Pandemi
Senada diungkap Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Palembang, Dr dr Zulkhair Ali SpPD KGH. Menurut Zulkhair Ali, pihaknya mengimbau agar masyarakat dapat menjaga kebersihan. Terutama kebersihan makanan dan alat makan. Khususnya bagi anak-anak. “Kami mengikuti panduan Pengurus Besar IDI dan IDAI. Pencegahan dilakukan dengan mencuci tangan dan alat makan. Juga jangan makan sembarangan,” ungkap Zulkhair kepada Simbur, Kamis (5/5).
Selain pencegahan, deteksi dini juga penting dilakukan terhadap pasien anak yang terinfeksi hepatitis misterius agar segera mendapat perawatan medis di rumah sakit. “Deteksi dini untuk pasien yang memberikan gejala. Terutama anak di bawah 16 tahun. Bagi yang dicurigai hepatitis, segera dirawat di rumah sakit,” jelasnya.



