- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kontraktor Kapalbetung Siap Ganti Rugi Lahan Warga
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Lahan milik masyarakat Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang terkena dampak limbah pembangunan proyek strategis nasional, tol Kayuagung – Palembang akan mendapatkan ganti rugi. Hal ini sebagaimana diungkapkan pihak Manajemen PT PIM, Sutiono, Rabu (11/7).
Menurutnya, pihaknya yang merupakan Sub Kontraktor dari PT Waskita Karya bersedia bertanggungjawab atas hal-hal yang terjadi tersebut. “Lahan yang ditimbun memang menjadi tanggungjawab dari PT PIM, dan siap bertanggung jawab,” katanya usai menemui masyarakat Desa Celikah yang lahannya terkena dampak tol.
Ke depan, lanjutnya, pihaknya kini tengah menunggu negosiasi terkait besaran ganti rugi dan ukuran lahan dari masing-masing warga. Terkait keinginan warga untuk mempertimbangkan ganti rugi yang gagal tanam juga akan dipertimbangkan. “Salah satu keinginan warga yaitu meminta untuk dipertimbangkan kegagalan tanam selama dua tahun, dan ini akan dipertimbangkan,” ujarnya.
Sementara itu, Juairiah, warga Celikah yang sawahnya terkena dampak limbah tol mengungkapkan, dirinya meminta agar sawah yang telanjur tertimbun tersebut digali sehingga bisa kembali dimanfaatkan. “Selama dua tahun ini gagal tanam, kalau ditanami bisa dapat 200 kaleng beras,” ungkapnya.
Ditambahkan warga lainnya, Muhammad Hasyim bahwa pihaknya berterimakasih karena pihak perusahaan bersedia menemui mereka, dan mengharapkan agar apa yang menjadi kesepakatan dalam pertemuan tersebut dapat segera terealisasi. “Kami para warga ini tentunya sangat mengharapkan agar hal ini dapat terealisasi sesuai dengan kesepakatan,” katanya. (yrl)



