- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Rumah Warga Hancur Diamuk Puting Beliung
SP PADANG, SIMBURNEWS – Hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi pada Selasa (10/7) malam memorak-porandakan rumah di Desa Awal Terusan, Kecamatan Sirah Pulau Padang (SP Padang), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Adalah rumah milik Alfian, yang merupakan warga Dusun Ini desa setempat.
Rumah panggul Alfian yang berada di pinggir jalan alternatif Kayuagung-Palembang ini berserakan hingga ke badan jalan pasca dihantam angin deras saat hujan tersebut. Walaupun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, rumah miliknya terpaksa dibongkar lantaran luluh lantak diterjang angin.
Dijelaskannya, hujan tersebut terjadi memang sejak sore hari, akan tetapi angin bertiup semakin kencang ketika malam hari. Beruntung, melihat angin yang kencang tersebut dirinya beserta istri dan seorang cucu langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
“Angin kencang yang berputar-putar baru terjadi sekitar pukul tujuh malam. Saya, istri dan cucu saya sempat kaget ketika terjadi gemuruh angin di luar. Kami cepat keluar rumah sebelum rumah benar -benar roboh,” ujarnya mengenang kejadian.
Sementara itu, Sekretaris Desa Awal Terusan, Rasyid mengatakan, sejak pagi warga bergotong royong membersihkan reruntuhan rumah yang berserakan dan menutupi badan jalan. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kami Kami berharap ada bantuan dari Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten OKI untuk warga korban puting beliung ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI, Umar Hasan mengungkapkan, pihaknya bersama dengan Dinsos akan segera memberikan bantuan sembako dan pakaian sekolah. “Bencana rumah roboh karena angin kencang untuk tahun ini baru kali ini terjadi,” ungkapnya.
Terkait laporan dari pihak kecamatan, pihaknya memang belum menerima laporan secara resmi, akan tetapi terkait informasi tersebut pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait hal ini. “Ini merupakan bencana alam, kamu meminta kepada warga agar lebih waspada lagi untuk mengantisipasi bencana tersebut,” katanya Rabu siang. (yrl)



