Dinas Kearsipan dan Perpustakaan OKI Tingkatkan Literasi Anak Usia Dini saat Ramadan 1447 Hijriah

KAYUAGUNG, SIMBUR – Meningkatkan literasi sejak usia dini terus diupayakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Ogan Komering Ilir (DKP OKI). Terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Sejumlah kegiatan literasi digelar di perpustakaan. Diikuti puluhan siswa PAUD/TK yang ada di Bumi Bende Seguguk.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Mauliddini SKM MSi mengatakan, Ngabuburit Bersama Perpustakaan diselenggarakan sebanyak dua sesi, yakni pada 25, 26, 27 Februari dan 2, 3, 4 Maret 2026. Terdiri dari Lomba Mewarnai, Lomba Berdoa, Lomba Bercerita Kisah Nabi, dan Review Film di Bioskop Mini.

Menurut Mauliddini, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan. Akan tetapi, menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, keberanian, serta kecintaan terhadap literasi sejak dini. “Ramadan terasa lebih hangat dengan kebersamaan dan literasi yang terus menginspirasi,” jelasnya, Sabtu (7/3).

Dijelaskannya, warna-warni hasil karya anak menghiasi ruangan. Lomba mewarnai menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan. “Dengan suasana islami dan bulan suci Ramadan, para peserta makin antusias menggoreskan warna di atas media yang telah disiapkan,” ujarnya.

Selanjutnya, tambah Mauliddini, lantunan doa yang dibacakan dengan polos menghadirkan suasana haru dan khusyuk. Lomba membaca doa menghadirkan ruang pembinaan karakter dan nilai spiritual sejak dini. “Momen berharga menanamkan kebiasaan baik, membangun rasa percaya diri serta mencetak generasi yang cerdas, santun dan berakhlak mulia,” jelasnya.

Sesi bercerita menampilkan kisah keteladanan nabi dengan ekspresi yang menggemaskan. Lomba bercerita kisah nabi anak-anak tampil dengan percaya diri. “Mengisahkan keteladanan, nilai kesabaran, kejujuran dan perjuangan para nabi,” serunya.

Sementara, bioskop mini menjadi momen seru ketika anak menceritakan kembali film edukatif bernuansa islami. Menyampaikan pesan moral yang mereka pahami secara sederhana. Menonton film di bioskop mini, anak menyampaikan kembali isi pesan moral. “Mengungkapkan kesan mereka terhadap tayangan yang disaksikan,” tegasnya.(rel/srt)