- Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
- Warga Lima Desa Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya
- Gubernur Papua Apresiasi Dukungan BKN Tingkatkan Kualitas ASN Daerah
- PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Car Free Night Atmo Geliatkan Ekonomi dan Bahagiakan Warga Palembang
Sidik Dugaan Korupsi Pengadaan Baju BatikĀ
PALEMBANG, SIMBUR – Penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi, pengadaan bahan pakaian batik, untuk perangkat desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumsel senilai Rp 2 miliar 599 juta lebih tahun 2021, tengah ditangani Kejaksaan Negeri Palembang.
Penyidikan tersebut, berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Palembang Johnny William Pardede, SH MH, dengan nomor print- 2967/L.6.10/Fd.2/07/2023, tnggal 13 Juli 2023.
Kasi Intelijen Kejari Palembang Fandy Hasibuan SH MH menegaskan bahwa perkara penyidikan pengadaan bahan pakaian batik diduga sarat dengan penyelewengan yang menyebabkan kerugian keuangan daerah.
“Pengadaan bahan pakaian batik perangkat desa tahun 2021, dengan nilai kontraknya senilai Rp. 2.559.783.600,” cetus Fandy kemarin Kamis (13/7/23) petang.
Untuk pengadaan bahan batik ini, dikerjakan CV A, untuk menyediakan bahan baju batik sebanyak 31.320 potong. “Tahap penyidikan ini merupakan serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam KUHAP. Untuk mencari dan mengumpulkan bukti yang dengan bukti,” timbangnya kepada Simbur.
Fandy menegaskan, penyidikan dengan mengumpulkan barang bukti ini, bertujuan membuat terang benderang tindak pidana yang terjadi. Serta menemukan siapa pelaku atau tersangka dalam perkara ini. (nrd)



