- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Sumsel Kekurangan ASN Guru, Tenaga Kesehatan, dan Penyuluh Pertanian
PALEMBANG, SIMBUR – Kabar gembira bagi warga Sumatera Selatan (Sumsel) yang sangat menginginkan menjadi seorang aparatur sipil negara (ASN). Pasalnya Gubernur Sumsel, Herman Deru memastikan jika usulan formasi ASN Pemprov Sumsel sudah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Itu artinya, tidak lama lagi akan ada penerimaan ASN di lingkungan Pemprov Sumsel.
“Saya sudah mengajukan sebelum di bahas di Rakor. Terutama di tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, tenaga teknis di lapangan. Kita masih butuh juga golongan II itu. Saya minta tenaga teknis itu diantaranya adalah penyuluh. Itu penting. Sumsel membutuhkan penyuluh pertanian,” ujarnya setengah berbisik usai mendampingi Menpora di Jakabaring, Rabu (31/7).
Di bidang pendidikan, Deru mengakui jika guru ASN yang ada di Sumsel masih kurang. Bahkan Deru memberi bocoran jika Wakil Gubernur sudah melapor ke dirinya bahwa guru yang sudah pensiun tetapi punya dedikasi kemungkinan usia pengabdiannya akan diperpanjang.
“Awalnya saya berpikir mereka (guru pensiun) akan diangkat menjadi guru honor, ternyata tidak. Tetapi yang memperpanjang adalah Mendagri atas usulan daerah. Kalau dibilang guru kurang, saya bantah. Tetapi kalau dibilang guru ASN kurang, itu betul. Karena ditutupi dengan kebijakan-kebijakan sekolah melalui (guru) honor,” pungkasnya. (dfn)



