- Sukseskan Simbur Academy 2026, Kopilo Coffee and Eatery Manjakan Mahasiswa dengan Diskon 15 Persen
- Simbur Academy 2026 Digelar, Perumda Tirta Musi Palembang Dukung Ketahanan Pangan Melalui Ketersediaan Air Bersih
- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
Benoa Dimakan Api, Puluhan Kapal Terbakar
DENPASAR – Pelabuhan Benoa Bali terbakar, Senin (9/7) sekitar pukul 02.00 Wita. Api diduga berasal dari sebuah kapal dan menyambar ke kapal-kapal lain yang sedang berlabuh. Upaya pemadaman yang dilakukan
Badan Pusat Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Bali melibatkan 11 unit truk pemadam kebakaran dari Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan pelabuhan.
Kabid Kegawatdaruratan BPBD Denpasar Ida Bagus Yoga mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Polsek Benoa bahwa ada kebakaran kapal. Awalnya hanya satu kapal yang terbakar. Namun, dalam waktu singkat menyebar ke sejumlah kapal lain yang ditambat berdekatan di pelabuhan barat Benoa.
Kapolda Bali Irjen Petrus Golose, mengatakan pihaknya tengah menyelidiki apakah kebakaran merupakan kecelakaan atau tindakan pembakaran yang disengaja. “Saat ini sudah ada 40 kapal yang terbakar. Kami harus menunggu sampai kebakaran selesai agar penyebab kebakaran diketahui. Tidak ada korban jiwa, kita bersyukur sekali,” ujarnya seraya menambahkan, saat ini upaya dititikberatkan pada penanggulangan kebakaran mengingat kapal-kapal yang terbakar membawa bahan bakar solar.
Soal jumlah kerugian, Petrus menyatakan belum bisa dikalkulasi. Hanya saja dia memberi gambaran bahwa harga satu kapal berkisar Rp3,5 miliar sampai Rp4 miliar. “Itu belum termasuk segala perlengkapannya,” cetusnya.
Kebakaran di Pelabuhan Benoa bukan kali pertama. Tepat sepekan lalu, Senin (2/7), terjadi kebakaran yang menghanguskan sekitar tujuh kapal di selatan dermaga barat pelabuhan tersebut. (bbc)



