- Ketua dan Bendahara Forum Kades Pagar Gunung Sudah Dikerangkeng 6 Bulan
- Agus Sempat Lolos Dicokok Polisi karena Dipagari Massa, Ade Hanya Bisa Pasrah Dicomot di Rumah
- Viral Video TKA Ilegal Asal Cina Kabur ke Hutan saat Dirazia, Kadisnakertrans Muba Buka Suara
- Terkumpul 25 Kantong Mayat, Terdata 17 Korban Tewas akibat Longsor di Bandung Barat
- Penerapan Manajemen Talenta ASN Melonjak hingga 200 Persen, Kepala BKN Diserang Video Palsu
Pangdam II/Sriwijaya Ikuti Rakor Bencana Lintas Kementerian
PALEMBANG, SIMBUR – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. mengikuti Rapat Koordinasi Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah secara video conference (vicon). Kegiatan diikuti dari ruang rapat Pangdam II/Sriwijaya, Palembang. Senin (29/12).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor dalam menggelar kesiapsiagaan guna menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah.
Rapat koordinasi ini dilaksanakan secara terpusat dan dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikto, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, antara lain Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertahanan (Kapusdatin Kemhan). “‘Sebagai wujud keterlibatan lintas kementerian dan lembaga dalam upaya penanganan bencana,” tulis sumber dari Pendam II/Sriwijaya.
Turut mendampingi Pangdam II/Sriwijaya dalam kegiatan tersebut antara lain Asops Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Inf Rony Fitriyanto,S.Sos., Aster Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Inf Kusnandar Hidayat, S.Sos., Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania, S.I.P., M.Si., serta Pabandya Slogdam II/Sriwijaya.
Melalui pelaksanaan rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh unsur terkait dapat semakin memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor, meningkatkan kesiapan personel beserta sarana pendukung, serta menyusun dan melaksanakan langkah-langkah antisipatif secara terpadu.
“Upaya penanggulangan bencana dapat berjalan secara efektif dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkan serta menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat,” tutupnya.(rel)



