Sidang di Tempat, Hakim Tipikor Cek Langsung Proyek Mangkrak Masjid Sriwijaya

PALEMBANG, SIMBUR – Ketua majelis hakim Sahlan Effendi SH MH didampingi Abu Hanifah SH MH bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Roy Riyadi SH MH dan Tim kuasa hukum para terdakwa melakukan sidang di tempat. Mereka melihat langsung lokasi proyek pembangunan Masjid Sriwijaya, yang saat ini bermasalah, dengan dugaan merugikan negara Rp 116,9 miliar lebih.

Pemeriksaan langsung dilakukan Jumat (8/10/21) sekitar pukul 08.30 WIB. Adapun lokasi proyek mangkrak Masjid Sriwijaya, persisnya di depan kantor Imigrasi Jakabaring, di Jalan Pangeran Ratu, Kecamatan Seberang Ulu I. Dari pantauan Simbur, dengan pengawal pihak kepolisian dan Sat PolPP sidang di tempat dilakukan.

Sahlan Effendi bersama rombongan melihat langsung lokasi mangkrak dengan tumpukan tiang pancang raksasa yang terbengkalai, basement, sisa tumpukan batu dan pasir. Telah ditumbuhi semak belukar dan ilalang yang sangat rimbun.

Kasi Penkum Kejati Sumsel Kaidirman SH, mengatakan bahwa Jumat (8/10/21) serangkaian pemeriksaan persidangan, dalam penanganan, kasus tindak pidana korupsi Masjid Sriwijaya Palembang, telah berlangsung 2 jam melakukan pemeriksaan lokasi proyek.  “Ini juga bagian dari persidangan. Pemeriksaan ini dilakukan majelis hakim dan pihak penasihat hukum terdakwa dan JPU penuntut umum. Melihat fisik, selama inikan ada laporan foto, tapi majelis hakim ingin melihat langsung, fisik yang dibangun pemborong,” ungkapnya kepada Simbur.

Lalu sidang lapangan dengan melihat langsung kondisi proyek, dipastikan akan memengaruhi keputusan persidangan. “Sudah pasti akan menjadikan acuan-acuan dan pertimbangan, makanya diperiksa secara fisik di lapangan. Apakah akan menjadikan ini alat bukti, tergantung dengan penilaian mereka,” timbangnya.

Dilihat dari rusaknya lokasi, diduga dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab. “Saat ini bahwa bangunan fisik masjid Sriwijaya sedang dalam pengawasan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Palembang,” tukas Kasi Penkum Kejati Sumsel. (nrd) 

 

Share This: