Penjaga Malam Perumahan di Talang Jambe Disiram Air Keras, Satu Pelaku Diduga Pria Idaman Janda

PALEMBANG, SIMBUR – Warga Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Kota Palembang kembali menjadi korban penyiraman air keras (cuka para). Nahas dialami Ahmad Yani (41), penjaga malam di kompleks perumahan Surya Akbar 4, RT 20 RW 06 Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami, Kamis (5/2) lalu, sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.

Informasi yang beredar, tiga orang tak dikenal diduga telah melakukan penganiayaan dan penyiraman air keras terhadap korban dan rekannya di pos ronda. Penyerangan diketahui buntut dari keributan saat dua petugas jaga malam menegur pasangan laki-laki dan perempuan bernama Apri Suryanti biasa dipanggil Yanti, warga yang tinggal di kompleks tersebut.

Berdasarkan keterangan warga dan hasil rekaman CCTV yang menyebar di grup WhatsApp, pelaku berjumlah tiga orang. Salah satu pelaku diduga teman laki-laki sekaligus pria idaman Yanti. Lelaki itu disebut warga sering berkunjung ke rumah perempuan yang diketahui berstatus janda.

Akibat penyerangan itu, menyebabkan korban Ahmad Yani mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Ketua lingkungan kompleks tersebut bahkan telah mengumpulkan warga pada Minggu (7/2) di musala Al Akbar untuk membahas kondisi keamanan kompleks tersebut.

Korban Ahmad Yani melaporkan penyiraman air keras tersebut kepada pihak berwajib. Laporan polisi kasus penganiayaan diketahui dengan nomor LP/B/47/II/2026/SPKT/Polsek Sukarami/Polrestabes Palembang/Polda Sumatera Selatan tanggal 7 Februari 2026.

Bukan hanya Ahmad Yani, rekannya sesama petugas jaga malam Edi Candra juga melaporkan pencurian ponsel miliknya yang diambil pelaku saat penyerangan pos ronda. Laporan pencurian dengan Nomor LP/B-87/II/2026/SPKT/Polsek Sukarami/Polrestabes Palembang/Polda Sumatera Selatan tanggal 7 Februari 2026.