- Simbur Academy 2026 Digelar, Perumda Tirta Musi Palembang Dukung Ketahanan Pangan Melalui Ketersediaan Air Bersih
- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
Pulihkan Ekonomi Daerah akibat Pandemi
KAYUAGUNG, SIMBUR – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Ogan Komering Ilir diminta untuk segera memulihkan sektor perekonomian, khususnya usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel, Untung Nugroho mengatakan, sebagian besar UMKM di Sumbagsel menghadapi tiga terkendala, yakni pemasaran, pembiayaan, dan kendala produksi, serta bahan baku. “Kami fokus upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Sebetulnya banyak sekali sumber daya ekonomi dan kelembagaan jika dikoordiasikan bisa membangkitkan ekonomi di Sumbagsel,” ujar Untung dalam rakor Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah serta monitoring evaluasi penyaluran Kredit Usaha rakyat (KUR) di Kantor Bupati OKI, Kamis, (3/6).
Kondisi sektor jasa keuangan di Sumsel, menurut Untung, masih terjaga dengan baik namun masih terdapat beberapa indikator yang mengalami kontraksi. Dengan dibentuknya TPKAD di setiap kabupaten kota dia berharap, dapat mendukung program perekonomian daerah dalam rangka mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional.
Wakil Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq mengatakan pada masa pandemi TPKAD dapat mendorong masyarakat mendapatkan modal dan pembiayaan usaha. “Kami ingin dorong UMKM menjadi penopang kebangkitan ekonomi di OKI,”kata Shodiq.
Shodiq menambahkan, Pemerintah Kabupaten OKI saat ini tidak hanya fokus pada pencegahan penyebaran covid-19, tapi juga pemulihan ekomoni masyarakat. “Perekonomian masyarakat harus tetap berjalan. Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah,” kata Shodiq.(wom)



