- Karhutla Meluas ke Kawasan Gunung di Jawa Timur
- Tim Penyuluh Gabungan TNI Sosialisasi Karhutla di Bangka dan Lahat
- Kasdam II/Swj Dampingi Dankodiklat TNI Tinjau Latgabma Super Garuda Shield 2026 Materi Airbone di Puslatpur Kodiklatad Baturaja
- Terdeteksi 242 Lokasi Karhutla di Muba, Gubernur Sumsel: Mayoritas Terjadi di Lahan Terbengkalai
- Penanganan Karhutla Jambi, Perkuat Sekat Bakar dan Pendinginan
Pulihkan Ekonomi Daerah akibat Pandemi
KAYUAGUNG, SIMBUR – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Ogan Komering Ilir diminta untuk segera memulihkan sektor perekonomian, khususnya usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel, Untung Nugroho mengatakan, sebagian besar UMKM di Sumbagsel menghadapi tiga terkendala, yakni pemasaran, pembiayaan, dan kendala produksi, serta bahan baku. “Kami fokus upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Sebetulnya banyak sekali sumber daya ekonomi dan kelembagaan jika dikoordiasikan bisa membangkitkan ekonomi di Sumbagsel,” ujar Untung dalam rakor Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah serta monitoring evaluasi penyaluran Kredit Usaha rakyat (KUR) di Kantor Bupati OKI, Kamis, (3/6).
Kondisi sektor jasa keuangan di Sumsel, menurut Untung, masih terjaga dengan baik namun masih terdapat beberapa indikator yang mengalami kontraksi. Dengan dibentuknya TPKAD di setiap kabupaten kota dia berharap, dapat mendukung program perekonomian daerah dalam rangka mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional.
Wakil Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq mengatakan pada masa pandemi TPKAD dapat mendorong masyarakat mendapatkan modal dan pembiayaan usaha. “Kami ingin dorong UMKM menjadi penopang kebangkitan ekonomi di OKI,”kata Shodiq.
Shodiq menambahkan, Pemerintah Kabupaten OKI saat ini tidak hanya fokus pada pencegahan penyebaran covid-19, tapi juga pemulihan ekomoni masyarakat. “Perekonomian masyarakat harus tetap berjalan. Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah,” kata Shodiq.(wom)



