- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Bertambah 123 Jadi 10.674 Orang, Ada Klaster Baru di OKU Timur
PALEMBANG, SIMBUR – Angka kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan kembali meledak. Terdapat penambahan 123 kasus konfirmasi positif baru di Sumsel per 18 Desember 2020. Dengan demikian, jumlah kumulatif positif Covid-19 di Sumsel sebanyak 10.674 orang. “Ya. Ada klaster sekolahan, di OKUT, anak-anak santri,” ungkap Yusri, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel tanpa menyebut jumlah dan asal santri yang terpapar di Kabupaten OKU Timur, Jumat (18/11).
Penambahan positif itu, lanjut Yusri, berasal dari OKUT 46 orang, Palembang 42 orang, Prabumulih 8 orang, Musi Banyuasi 2 orang, Muara Enim 6 orang, Musi Rawas 1 orang, Pagaralam 4 orang, Lubuklinggau 2 orang, Ogan Ilir 1 orang, Banyuasin 3 orang, Pali 4 orang, dan Muratara 4 orang. “Total kasus positif 10.674 orang,” sebutnya.
Sementara, penambahan sembuh sebanyak 40 orang. Berasal dari Banyuasin 2 orang, Prabumulih 3 orang, Musi Banyuasin 3 orang, OKU 3 orang, Pagaralam 1 orang, Muratara 3 orang, Musi Rawas 6 orang, Muara Enim 5 orang, dan Palembang 14 orang. “Jumlah total sembuh 8.730 orang atau 81,78 persen,” jelasnya seraya menambahkan, kasus meninggal hanya 1 orang dari Banyuasin. “Jumlah total meninggal 571 orang atau 5,34 persen,” ungkapnya.
Adapun kasus selesai, kata Yusri, berjumlah 9.301 orang. Terdiri dari sembuh 8.730 orang dan meninggal 571 orang. “Kasus aktif 1.373 orang,” terangnya sembari merincikan, total suspect 28.200 orang yang terdiri dari probable 373 orang, konfirmasi 6.150 orang, discarded 19.243 orang, dalam proses 2.434 orang, dan kasus suspect baru 221 orang.(red)



