Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sumsel 825 Orang, Awasi Protokol Kesehatan di Sekolah hingga Penjualan Hewan Kurban

# Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Sumsel 1.855 Orang

# Kasus Aktif 956, Kasus Selesai 899 Orang

PALEMBANG, SIMBUR – Meski jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Sumatera Selatan meningkat, penerapan disiplin terhadap protokol kesehatan harus terus diawasi sehingga dapat berjalan dengan tertib. Bukan hanya perilaku anak-anak yang diawasi saat masuk sekolah nanti, tapi penjual hewan kurban juga yang mulai bermunculan jelang hari raya Iduladha 1441 H pada Juli mendatang.

“Pemeriksaan pada anak sekolah secara masal belum dianggap perlu. Akan tetapi, kami bekerja sama dengan pihak sekolahan untuk menerapkan protokol kesehatan di sekolah itu agar betul-betul berjalan,” ungkap Yusri, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, saat video conference, Selasa (23/6).

Menurut Yusri, anak-anak yang masih belajar di TK atau SD perilaku kesehatannya masih perlu diawasi. “Kami akan memastikan apabila sekolah itu buka maka protokol kesehatan anak-anak sekolah betul-betul berjalan dan diawasi dengan tertib,” imbaunya.

Demikian halnya penjual hewan hingga pemyelenggaraan kurban nanti harus menerapkan protokol kesehatan. “Sebenarnya, protokol kesehatan itu simpel. Dalam situasi, kondisi aktivitas apa pun harus memakai masker, jaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan air pakai sabun. Silakan saja berjualan hewan kurban asal penjualnya jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan,” ujarnya.

Yusri memaparkan, pasien dinyatakan sembuh berjumlah 825 orang. Ada penambahan kasus sembuh 46 orang pada Selasa, 23 Juni 2020. “Terdiri dari Palembang 37 orang, Banyuasin 2 orang, Muba 3 orang, OKU Timur 2 orang, dan Ogan Ilir 2 orang,” urainya.

Selain pasien sembuh, Yusri juga merincikan jumlah kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 1.855 orang. Ada penambahan 16 kasus positif baru. “Kasus konfirmasi positif baru per tanggal 23 Juni 2020 mengalami penambahan sebanyak 16 orang,” ungkap Yusri.

Penambahan itu, lanjut Yusri, berasal dari Palembang 14 orang, Muara Enim 1 orang, dan OKU Timur 1 orang. “Jumlah kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 1.855 orang,” terangnya.

Menurut Yusri, jumlah kasus yang sudah selesai (closed cases) 899 (74 kasus meninggal ditambah 825 kasus sembuh). “Sementara kasus yang masih aktif dan dalam proses menunggu hasil, bisa sembuh atau tidak sebanyak 956 orang,” terangnya.

Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 8.011 orang, selesai dalam pantauan 6.407 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.604 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 857 orang. Sebanyak 429 sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 428 orang. Sementara, kasus pasien meninggal masih 74 orang. “Tidak ada penambahan kasus meninggal,” tandasnya.(kbs)