- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Luncurkan Aplikasi hingga Gelar Simulasi
# Cegah Kriminalitas dan Kecelakaan Kapal, Tingkatkan Keamanan di Kawasan Perairan saat Pemilu
PALEMBANG, SIMBUR – Berbagai upaya dilakukan guna menghindari kecelakaan di perairan. Penyelidikan dan penyidikan terkait kecelakaan di perairan membutuhkan kerja sama antara polisi dan TNI serta berkoordinasi dengan Dishub untuk menindak kapal-kapal ilegal yang tidak tahu cara berterima kasih.
Sehubungan dengan itu, Ditpolair Polda Sumsel meluncurkan aplikasi berbasis android yang dinamakan Sistem Administrasi Pendataan Kapal (Siapeka). Aplikasi tersebut diharapkan dapat mendata siapa saja pemilik kapal, jenis kapal, nomor kapal, hingga keterampilan nakhoda.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, aplikasi tersebut sangat memadai. “Saya apresiasi sekali bagaimana upaya mencegah kecelakaan kapal. Selama ini terjadi kecelakaan kapal yang berkatian dengan speedboat. “Harapan saya dapat bekerjasama dengan Pelabuhan, Dinas perhubungan maupun stakeholder lainnya,” tutup Zulkarnain saat hari ulang tahun Polairud yang ke-68, Selasa (4/11).
Dalam kesempatan itu pula, Kapolda membacakan sambutan Kapolri Jenderal Prof Drs H Tito Karnavian MA PhD. “Saya mengucapkan terima kasih atas kinerja selama ini. Hal ini dilihat dari penanganan kejahatan seperti illegal fishing dan kapal ilegal. Sebagian polair mencari pesawat jatuh di laut Karawang. Kemudian pengamanan Asian Games, Asian Para Games sebagai prestasi. Untuk selanjutnya harus lebih ditingkatkan lagi oleh korps polairud,” ungkap Kapolda.
Dengan begitu, lanjut orang nomor satu di Polda Sumsel ini, kepercayaan rakyat bertambah kepada Polri. Hal itu dapat mewujudkan Polri promoter yang terus meningkatkan kerja sama TNI dengan instasi terkait. “Saya berterima kasih kepada Kapolri
Jenderal Prof Drs H Tito Karnavian MA PhD. Terima kasih kepada korps Polairud serta stakeholder lain yang ada
Kapolda mengimbau untuk menghilangkan arogansi dan koruptif,” tegasnya.
Selanjutnya, Kapolda beserta jajaran melakukan simulasi pengamanan pemilu di kawasan perairan dan laut. Kapolda berharap, pihaknya dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya di Sumatera Selatan yang aman, damai, serta tidak ada becana alam.
“Hari ini syukuran latihan peragakan logistik pemilu di perairan. Yang tidak suka atau komplen saya sangat mengapresiasi. Khusus Kabupaten Banyuasin, Palembang, Pali, Muara Enim sampai Lahat sana,” ungkap jenderal bintang dua itu.
Menurut Kapolda, fasilitas yang digunakan dalam simulasi merupakan peralatan lama. Hanya saat ulang tahun dipamerkan. “Nanti akan dapat kapal cepat. Saya apresiasi kesiapan bagaimana pengamanan ancaman perairan dan lautan cukup memadai,” tutupnya. (cja01)



