- Fashion PR Berdaya dan Terpercaya, Ikuti Palembang Runway Road to Konvensi Humas Indonesia 2026
- Karhutla Muba Hanguskan 11,5 Hektare Lahan selama Dua Hari
- Gunakan Strategi Pertempuran untuk Padamkan Karhutla Sumsel, Kekuatan Dipusatkan di Titik Rawan
- Salat Istisqa Berjemaah hingga Tinjau Karhutla di Lahat dan Muara Enim
- Menko Polkam dan Kepala BNPB Tinjau Langsung Operasi Pemadaman Karhutla Sumsel
Tiang Listrik Masuk Jurang, 3.000 Pelanggan Jadi Korban Pemadaman
MUARA ENIM, SIMBUR – PLN ULP Muara Enim mempercepat proses pembenahan jaringan listrik yang putus akibat tanah longsor di Desa Batu Surau, Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT), Muara Enim. Putusnya jaringan listrik itu, terjadi Minggu (2/12) malam.
Manajer PLN ULP Muara Enim, Randy Kusriansyah mengatakan, kejadian tanah longsor kemarin malam mengakibatkan satu tiang listrik di daerah itu roboh dan masuk ke dalam jurang. Akibatnya distribusi listrik menjadi terganggu. “Mulai pagi tadi kami sudah turunkan teknisi. Ada 20 personel yang langsung melakukan upaya pembenahan. Kami targetkan sore ini (kemarin sore, red) bisa nyala kembali,” ujar Randy, Senin (3/12).
Randy menyebutkan, akibat kejadian tersebut, terdapat dua kecamatan, yakni Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), dan Semende Darat Tengah (SDT) terdampak listrik padam. Bahkan PLN ULP Muara Enim alami kerugian mencapai Rp60 juta dampak longsor itu. “Di dua kecamatan itu ada sekitar 3.000 pelanggan,” beber dia.
Lanjut Randy, jaringan listrik di wilayah Semende cukup rentan mengalami gangguan akibat bencana alam. Mengingat, wilayah itu merupakan perbukitan yang rawan longsor. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan apabila terjadi gangguan akibat bencana alam maupun yang lainnya,” tutupnya. (dpt)



