Salat Istisqa Berjemaah hingga Tinjau Karhutla di Lahat dan Muara Enim

PALEMBANG, SIMBUR – Sebagai wujud ikhtiar spiritual dalam menghadapi dampak musim kemarau panjang, Kodam II/Sriwijaya menggelar ibadah Sholat Sunnah Istisqa berjamaah pada Rabu (16/9) pagi di Lapangan Makodam II/Sriwijaya, Palembang. Kegiatan yang berlangsung secara khidmat ini dihadiri langsung oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis, M.D.A., jajaran pimpinan Makodam, Ketua beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah II/Sriwijaya, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

​Ibadah doa bersama ini dilaksanakan sebagai langkah memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa atas berbagai dampak kekeringan yang melanda sebagian wilayah Kodam II/Sriwijaya. Fenomena kemarau panjang yang terjadi tidak hanya memicu krisis air bersih dan mengganggu aktivitas harian warga, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta ancaman kabut asap yang mempengaruhi kesehatan serta perekonomian masyarakat.

​Dalam sambutannya, Mayjen TNI Ujang Darwis menegaskan bahwa selain ikhtiar batiniah melalui Sholat Istisqa, Kodam II/Sriwijaya bersama Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan segenap komponen masyarakat terus bekerja keras melakukan penanggulangan Karhutla di lapangan serta menyalurkan bantuan air bersih. “Namun, seluruh upaya fisik dan kerja keras manusia diyakini tidak akan memberikan hasil optimal tanpa adanya ridho dan pertolongan dari Allah SWT,” ujar Pangdam.

Salat Istisqa dipimpin langsung oleh Ustadz H. Bitoh Purnomo, Lc., M.A., yang dilanjutkan dengan Khutbah singkat serta ditutup dengan doa bersama secara khusyuk. Melalui rangkaian ibadah ini, seluruh jamaah memanjatkan doa semoga Allah SWT menurunkan hujan yang membawa berkah guna memadamkan titik-titik api, menghilangkan kabut asap, serta memberikan kekuatan dan keselamatan bagi para petugas yang berjuang di lapangan. “Momen ini sekaligus menjadi ajakan bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan, tidak membakar lahan secara sembarangan, serta mempererat kepedulian antar sesama demi mewujudkan wilayah Kodam II/Sriwijaya yang sejuk, aman, dan sejahtera,” harapnya.

Tinjau Langsung Kebakaran Lahan di Desa Putak Gelumbang Muara Enim

Sementara, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., meninjau langsung lokasi kebakaran lahan di Desa Putak, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi terkini serta langkah penanganan Karhutla di wilayah tersebut, Jumat (18/9).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam II/Swj didampingi oleh Kasdam II/Swj, Asrendam II/Swj, para Asisten Kasdam II/Swj, Dandim 0404/Muara Enim, Wakapolres Prabumulih, serta unsur masyarakat terkait. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan sinergi dan keseriusan dalam upaya penanggulangan kebakaran lahan secara terpadu.

Di lokasi, Pangdam II/Swj melihat secara langsung kondisi lahan yang terbakar dan memberikan arahan kepada personel di lapangan agar pemadaman dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan faktor keamanan. Beliau juga menekankan pentingnya pencegahan, patroli rutin, serta sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Melalui peninjauan ini, diharapkan upaya pengendalian Karhutla di wilayah Muara Enim dapat berjalan lebih efektif dan optimal. “Kodam II/Sriwijaya bersama seluruh unsur terkait berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah meluasnya kebakaran lahan,” ujar Pangdam.

Perkuat Penanganan Karhutla di Lahat

Terpisah, bentuk kesiapsiagaan dan langkah nyata dalam memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kodam II/Sriwijaya mendistribusikan bahan pemadam berbasis ekstrak singkong (PS 08) ke jajaran satuan kewilayahan salah satunya di Kodim 0405/Lahat. Pada Selasa (15/09).

Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan penanggulangan karhutla di wilayah kerja Kodam II/Sriwijaya dapat berjalan lebih cepat, efektif, serta meminimalisir dampak lingkungan. ​Salah satu pemanfaatan inovasi ini disalurkan kepada Kodim 0405/Lahat, di mana para personel di lapangan bergerak cepat mengaplikasikannya secara langsung. Cairan PS 08 tersebut digunakan dalam aksi pemadaman kebakaran semak belukar yang melanda kawasan Jalan Rimba Beduk, Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan.

​Penerapan cairan pemadam PS 08 berbasis ekstrak singkong ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan Karhutla secara cepat, tepat, dan ramah lingkungan. Melalui pemanfaatan inovasi tersebut, Kodam II/Sriwijaya berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian alam sekaligus menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat dari ancaman bahaya asap.(rel)

Posted in TNI