- Sukseskan Simbur Academy 2026, Kopilo Coffee and Eatery Manjakan Mahasiswa dengan Diskon 15 Persen
- Simbur Academy 2026 Digelar, Perumda Tirta Musi Palembang Dukung Ketahanan Pangan Melalui Ketersediaan Air Bersih
- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
Diduga Teroris, Oknum PNS Dinas Pertanian Bersama Dua Petani Ditangkap Densus 88
PROBOLINGGO – Tim Densus 88, dibantu TNI dan Polri kembali menangkap tiga terduga teroris di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (29/5), sekitar pukul 17.15 WIB. Ketiganya adalah Gatot Sulistio (54), warga Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces; Kamal (52), warga Desa Maron dan; Buchori (49), warga Desa Maron Kidul Kecamatan Maron Kidul, Kabupaten Probolinggo.
“Mereka ditangkap tanpa perlawanan. Dan langsung dibawa ke Mapolda Jatim. Salah satu terduga teroris merupakan oknum PNS,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad seraya menambahkan, dari penangkapan itu, petugas menyita sejumlah barang bukti, yakni laptop, pipa, sejumlah telepon seluler, flashdisk, modem, 1 plastik mitasi baut, 1 botol madu, pipa besar, tas, dan avometer.
Informasi yang dihimpun, Gatot Sulistio tercatat masih berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) aktif di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo. “Memang benar dia seorang PNS aktif di dinas saya. Dia bertugas menjadi Petugas Pertanian Lapangan (PPL) di Kecamatan Kuripan,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Hasyim Asy’ari , Selasa (29/5).
Hasyim mengatakan tidak tahu jika anak buahnya tersebut berhubungan dengan terduga terorisme. Hasyim menilai, Gatot biasa saja dalam bekerja. “Untuk kegiatan yang berkaitan dengan adanya dugaan jaringan teroris kami tidak mengetahui secara pasti saat dia bekerja,” kata Hasyim. (tribun/detik)



