- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Palembang Dilanda Banjir Lumpur
# Diduga Pipa Pertagas Bocor
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Banjir lumpur terjadi di Palembang. Peristiwa itu terjadi di Jalan KH Najamudin. Akibat kejadian itu, beberapa toko milik warga Kecamatan Sako Borang terendam.
Alim (40), pemilik counter Hp yang menjadi korban dari lumpur tersebut terkejut saat mengetahui toko miliknya dipenuhi lumpur. “Kaget, saat lihat Hp jualan saya sudah berlumpur semua,” akunya.
Alim juga menjelaskan, selain Hp, kerugian yang dialaminya juga berupa beberapa keramik lantai toko yang lepas lepas dari lantai. “Bukan hanya Hp, keramik saya juga lepas akibat lumpur tersebut,” tutupnya.
Pantauan di lapangan, banjir lumpur itu terjadi diduga akibat pengeboran yang dilakukan Pertagas untuk jalur pipa. Jalur pipa tersebut akan diisi dengan petronite dan air. “Kalau ini bukan karena adanya kebocoran pipa tetapi karena tanah di daerah tersebut tidak padat sehingga petronite keluar dari dalam tanah dan memasuki toko milik penduduk sekitar,” ungkap Anggi, supervisor pertagas, dikonfirmasi di lokasi, Jumat (4/5).
Menurutnya, sejauh ini pihaknya telah mengerahkan 3 mobil vakum untuk menyedot petronite yang keluar. Ia juga menambahkan bahwa Pengeboran ini berlangsung sejak Senin (30/4) lalu. Menurutnya baru hari ini terjadi hal demikian.
Ia pun juga menegaskan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab dan mengganti kerugian korban. “Kalau dari pihak kami pasti akan membetulkan kerusakan. Jika perlu kami kompensasi atau ganti rugi terhadap warga yang menjadi korban atas kejadian ini,” tegasnya.(sri)



