- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Warga Sungai Ceper Kembali Serahkan Senpira kepada TNI
SUNGAI MENANG, SIMBURNEWS – Menjelang akhir masa kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) satuan tugas (satgas) TMMD Kodim 0402/OKI menerima puluhan senjata api dari warga. Penyerahan puluhan senpi ini menjadi pertanda baik terkait kesadaran dari masyarakat setempat. Aksi simpatik itu serentak dilakukan warga sebelum TNI balik kanan, meninggalkan Kampung Senpira itu.
Dalam kesempatan tersebut, warga yang diwakili oleh Kepala Desa (Kades) Sungai Ceper, Kaharno SH menyerahkan sebanyak 22 pucuk senjata api rakitan (senpira) kepada Satgas TMMD ke-101 Kodim 0402. Komandan Satgas TMMD Kodim 0402, Kapten Jauhari mengungkapkan, senpira yang diserahkan tersebut terdiri dari 21 pucuk jenis pistol revolver dan satu pucuk senpira laras panjang jenis locok beserta potongan-potongan besi baja. “Besi-besi ini merupakan bahan yang digunakan untuk membuat senpira,” kata Kapten Jauhari saat dikonfirmasi, Rabu (2/5).
Menurutnya, penyerahan senpira oleh masyarakat secara sukarela ini merupakan salah satu peningkatan kesadaran yang dimiliki oleh masyarakat Desa Sungai Ceper. “Ini merupakan yang keempat kalinya penyerahan senpira oleh warga, karena ini merupakan yang keempat kalinya sejak Satgas TMMD masuk ke Desa Sungai Ceper,” katanya.
Dirinya menerangkan, masyarakat Desa Sungai Ceper sebelumnya dikenal dengan perspektif yang kurang positif di masyarakat luar. Namun dengan adanya kegiatan TMMD ini diharapkan dapat menghilangkan stigma tersebut.
“Kesadaran masyarakat semakin tinggi akan dampak bahayanya memiliki senpira secara ilegal. Dan diharapkan penyerahan senpira ini terus berlangsung sehingga pelan-pelan senpira yang ada di masyarakat sudah tidak ada lagi,” terangnya.
Senada, Kades Sungai Ceper, Kaharno SH juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, kesadaran masyarakat semakin membaik. “Pendekatan dari dari para bapak-bapak TNI kami rasa sangat baik sehingga kesadaran dari masyarakat ini semakin meningkat. Kami juga terus mengimbau kepada warga khususnya yang masih menyimpan senpira agar diserahkan,” katanya. (yrl)



