- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Dua Oknum Tentara Diperiksa, Buntut Tiga Personel Polisi Hilang Nyawa
Korban Naik Pangkat Anumerta, Setingkat Lebih Tinggi dari Sebelumnya
Di tempat terpisah, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, ketiga personel polisi sudah dievakuasi. Pihaknya turut merasakan duka yang mendalam atas peristiwa tersebut. “Kami berduka sangat mendalam terhadap personel Polri terkait. Dalam melaksanakan tugas sebaik-baiknya sebagai abdi masyarakat,” ungkap Brigjen Trunoyudo, saat konferensi pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/3).
Menurut Karo Penmas Polri, ketiga korban sudah di rumah sakit untuk dilakukan autopsi. “Korban, ketiga personel sudah dilakukan evakuasi untuk dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Lampung dan akan dilakukan autopsi,” ujarnya.
Pihak Polda Lampung, tambah Karo Penmas, sedang melakukan penyelidikan dan langsung dipimpin Kapolda Lampung. “Ketiganya sudah di RS Bhayangkara. Kapolda sudah turun langsung. Polda Lampung sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Karo Penmas menambahkan, Kapolri telah menetapkan keputusan tentang anggota Polri tersebut akan mendapatkan santunan. Kapolri juga memberi penghargaan setinggi-tingginya.
Ketiga personel mendapat gelar anumerta terdiri dari AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Aprianto, dan Briptu (Anumerta) M Ghalib. “Diberikan kenaikan pangkat luar biasa (anumerta). Terhadap ketiga personel dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi,” ujarnya.(red)



