- Modal Ventura Harus Diperkuat, Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan
- Kodam II/Sriwijaya Komitmen Perangi Narkoba
- Instruksi Presiden Prabowo, Letkol Teddy Percepat Distribusi Bantuan Gempa NTT
- Kemendagri Perkuat Tata Kelola Sampah Daerah
- Sebanyak 588 Instansi Pemerintah Siap Terapkan Manajemen Talenta
Dua Pembunuh Adik Kandung Bupati Divonis Mati
Terdakwa Ardiansyah langsung menyerang, dengan membacok jari tangan saksi Deki sampai terluka, Deki pun memillih kabur menyelamatkan diri. Giliran terdakwa Ardiansyah mengejar korban M Abadi juga pakai parang panjang.
Akibat bacokan itu, membuat korban M Abadi luka di lengan kiri, bacokan di punggung berulang kali. Korban M Abadi yang banjir darah itu, sempat memeluk terdakwa Ardiansyah. Kembali terdakwa Ardiansyah menusuk perut dan dada korban berulang kali.
Saksi Antoni yang melihat berusah menolong. Tapi keburu datang terdakwa Arwandi, melihat korban sudah tak berdaya, kembali membacok korban di bagian kepala dan wajah berulang kali. Setelah itu kedua terdakwa kabur, sedangkan korban meninggal di perjalanan saat menuju Puskesmas Desa Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara. (nrd)



