- PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Bencana Sosial akibat Bentrok Berdarah Terjadi di Flores Timur, Tiga Korban Tewas dan Tujuh Warga Terluka
- Presiden Prabowo Apresiasi Panen Raya TNI di 43 Lokasi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Wapres Gibran Sampaikan Arahan Presiden Prabowo, Pembangunan Tol Dukung Pertumbuhan Ekonomi Rakyat
- Wapres Gibran Tinjau Proyek Infrastruktur Sumsel hingga Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik Pertama di Indonesia
Banjir di Sumsel Hampir Sepekan, Wilayah Muratara dan Muba Masih Terendam
# Pemerintah Daerah Masih Hitung Kerugian
# Penjabat Gubernur Baru Akan Meninjau Lokasi
JAKARTA, SIMBUR – Perkembangan pada Senin (15/1) petang menyebutkan wilayah hulu Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatra Selatan, masih terendam banjir. Tinggi muka air bagian hulu sungai mengalami kenaikan.
Abdul Muhari PhD, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam siaran persnya menerangkan, sejauh ini sejumlah desa yang tersebar di enam kecamatan terdampak banjir sejak Kamis (11/1), pekan lalu, pukul 07.00 WIB. Keenam kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Ulu Rawas, Rawas Ulu, Karang Jaya, Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir.
“Wilayah yang masih teridentifikasi adanya genangan berada di Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo. Ketinggian air 1,5 meter. Sedangkan di Kecamatan Rawas Ilir, genangan tertinggi mencapai 3 meter,” ujarnya, Selasa (16/1).
Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara mencatat tidak ada korban akibat peristiwa ini. “Sebanyak 13.527 KK atau 54.108 jiwa di enam kecamatan terdampak banjir tersebut,” paparnya.



