- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Pembantai Satu Keluarga Sempat Tendang Mayat Balita ke Dalam Septic Tank
PALEMBANG, SIMBUR – Tragis dialami Heri sekeluarga akibat jadi korban pembunuhan oleh tersangka Eeng Plaza (39). Korban Heri (40) bersama ibunya Masturah (70) dan dua anak kecil M (12) BA (5) dihantam kayu di bagian kepala hingga tewas. Tak pelak kejadian itu membuat warga Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Muba tempat tinggal korban Heri sekeluarga ini gempar.
Kasus tersebut diketahui dari press rilis yang dipimpin Wakil Direktur Kriminal Umum AKBP Tulus Sinaga SIk bersama Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel AKBP Yunar Sirait SH SIK didampingi Kasubdit Penmas AKBP Yenni Diarti SIk dan Kanit 4 AKP Taufik Ismail MH, kemarin Minggu (31/12/13) siang. Diketahui peristiwa tersebut terjadi Rabu (20/9/23) sekitar pukul 14.00 WIB, di Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Muba. Dengan pelapor Uzer yang kesehariannya petani.
“Berawal pada Sabtu (16/12/23) pukul 09.00 WIB, tersangka Eeng mendatangi rumah Heri di Desa Lumpatan. Tujuannya untuk menanyakan keuntungan dari jual beli ponsel dan uang modal Rp35 juta. Tidak lama kemudian terjadi keributan mulut,” uangkap Kasubdit 3 Jatanras.



