- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Menteri LHK Harap Karhutla Terakhir di Indonesia, Pj Gubernur Sumsel Masih Bicara Pergeseran Anggaran
Fatoni menyebutkan berbagai langkah yang dilakukan. Salah satunya dengan melakukan pergeseran anggaran untuk penanganan karhutla di tingkat Kabupaten/kota. Menurutnya Pemda bisa melakukan pergeseran anggaran dalam kondisi darurat. Artinya tidak ada alasan Pemda tidak ada anggaran terutama dalam penanganan karhutla.
“Oleh karena itu mengarahkan agar memanfaatkan dana anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) yang memang diperuntukan untuk keadaan darurat termasuk keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt. Bupati OKI H.M. Dja’far Shodiq mengatakan Pemkab OKI sudah berupaya semaksimal mungkin untuk penanganan karhutla. “Upaya Pemkab OKI sudah sangat maksimal dilakukan, berkat kerjasama semua alhamdulillah titik api dapat diatasi meski masih ada beberapa. Alhamdulillah juga sudah memasuki musim hujan. Kami berharap cepat berakhir dan tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan terkhusus yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ilir ini,” kata Shodiq.(red)



