- Karhutla Menggila di Pulau Kalimantan, Terdata 1.487 Hotspot
- Dukung Hilirisasi Sawit, Potensi Lahan di Sumsel 66 Ribu Hektare
- Tiga Provinsi Diguncang Gempa, Indonesia Tangguh Tanggulangi Bencana
- Modal Ventura Harus Diperkuat, Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan
- Kodam II/Sriwijaya Komitmen Perangi Narkoba
Menteri LHK Harap Karhutla Terakhir di Indonesia, Pj Gubernur Sumsel Masih Bicara Pergeseran Anggaran
Masih kata Siti Nurbaya, dirinya mendapatkan penjelasan teknis terkait upaya yang telah dilakukan Pemda termasuk kondisi terkini lokasi titik karhutla. “Kami juga menganalisis di wilayah Sumsel secara keseluruhan. Tahun 2023 jumlah dari titik panas menjadi titik api 80 persen atau sekitar 10.090 titik dibanding tahun 2019 jumlahnya 29.000 titik. Terus tahun 2015 jumlahnya 71.000 titik api,” katanya.
Selain itu, Siti Nurbaya mengatakan terkait perusahan yang melanggar aturan sudah ada langkah-langkah oleh Ditjen Gakkum. “Saya tadi dilaporkan juga bahwa Pemda juga mengambil langkah-langkah sanksi hukum. Bisa paralel, tidak ada masalah,” ungkapnya.
Pj Gubernur Sumatera Selatan Dr Drs Agus Fatoni MSi mengatakan, dirinya bersyukur karena Menteri hadir langsung memberi arahan serta evaluasi. Penanganan ini memang harus terpadu dengan melibatkan semua unsur swasta, pemerintah dan juga masyarakat.
“Kami terus maraton bersama dengan swasta, pemerintah dan juga masyarakat. Kami bersyukur karhutla di Sumsel terutama di OKI ini sudah membaik. Yakinlah apa yang dilakukan ini menyelamatkan nyawa, jiwa dan lingkungan. Kami terus mendukung dan tetap semangat,” ujar Agus Fatoni.



