- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Ratusan Mahasiswa Desak Pemprov Sumsel Transparan soal Anggaran Karhutla
“Keempat point ini semua ditekankan. Mahasiswa agar dilibatkan dalam Satgas Pemadaman Karhutla. Api itu kami matikan, beri kami kesempatan, peralatan dan biaya. Sehingga pemadaman karhutla melibatkan relawan. kemudian peninjauan anggaran yang dikeluarkan pemerintah, simpang siur tidak jelas kemana. Tidak sesuai sasaran,” harap Irvan kepada Simbur.
Sementara itu Sekda Provinsi Sumsel Supriono, mengatakan Pemprov saat ini tengah melaksanakan menghadapai terjadinya kebakaran hutan dan lahan, semaksimal mungkin. “Kemudian mengenai program pengobatan itu sudah ada dan tidak ada yang bayar, cukup tunjukan KTP. Soal kabut asap, kami juga resah, jadi kami tidak ingin, anak – anak kami sekolah daring seperti tahun lalu. Dan untuk hal lain, kami akan terus memonitor,” tanggapnya. (nrd)



