- Karhutla Menggila di Pulau Kalimantan, Terdata 1.487 Hotspot
- Dukung Hilirisasi Sawit, Potensi Lahan di Sumsel 66 Ribu Hektare
- Tiga Provinsi Diguncang Gempa, Indonesia Tangguh Tanggulangi Bencana
- Modal Ventura Harus Diperkuat, Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan
- Kodam II/Sriwijaya Komitmen Perangi Narkoba
Ratusan Mahasiswa Desak Pemprov Sumsel Transparan soal Anggaran Karhutla
PALEMBANG, SIMBUR – Sebelumnya ratusan mahasiswa Unsri almamater kuning unjuk rasa di kantor Provinsi Sumsel. Kali ini giliran, Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Bersatu, kompak mengenakan amamater hijau, menggerudug kantor Provinsi Sumsel, menuntut kabut asap, semakin pekat.
Akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meningkatnya kasus ISPA dan menganggu pernapasan. Tapi pemerintah belum menindak tegas oknum yang sengaja membakar lahan dan perusahaan. Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Bersatu menganggap pemerintah gagal menanggulangi karhutla di musim kemarau.
Ratusan mahasiswa muhammadiyah menyerukan tuntutan, terkait penanganan karhutla dinilai gagal. Adapun 4 point tuntutan mahasiswa.



