- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Ratusan Mahasiswa Desak Pemprov Sumsel Transparan soal Anggaran Karhutla
PALEMBANG, SIMBUR – Sebelumnya ratusan mahasiswa Unsri almamater kuning unjuk rasa di kantor Provinsi Sumsel. Kali ini giliran, Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Bersatu, kompak mengenakan amamater hijau, menggerudug kantor Provinsi Sumsel, menuntut kabut asap, semakin pekat.
Akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meningkatnya kasus ISPA dan menganggu pernapasan. Tapi pemerintah belum menindak tegas oknum yang sengaja membakar lahan dan perusahaan. Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Bersatu menganggap pemerintah gagal menanggulangi karhutla di musim kemarau.
Ratusan mahasiswa muhammadiyah menyerukan tuntutan, terkait penanganan karhutla dinilai gagal. Adapun 4 point tuntutan mahasiswa.



