- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Ratusan Mahasiswa Desak Pemprov Sumsel Transparan soal Anggaran Karhutla
PALEMBANG, SIMBUR – Sebelumnya ratusan mahasiswa Unsri almamater kuning unjuk rasa di kantor Provinsi Sumsel. Kali ini giliran, Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Bersatu, kompak mengenakan amamater hijau, menggerudug kantor Provinsi Sumsel, menuntut kabut asap, semakin pekat.
Akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meningkatnya kasus ISPA dan menganggu pernapasan. Tapi pemerintah belum menindak tegas oknum yang sengaja membakar lahan dan perusahaan. Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Bersatu menganggap pemerintah gagal menanggulangi karhutla di musim kemarau.
Ratusan mahasiswa muhammadiyah menyerukan tuntutan, terkait penanganan karhutla dinilai gagal. Adapun 4 point tuntutan mahasiswa.



