Kabut Asap akibat Karhutla Sumsel Bisa Sebabkan Kematian

Tambah 100 Personel

Personel tambahan selama 10 hari kedepan akan bertugas, untuk memperkuat 360 personel yang sudah ditugaskan terlebih dahulu. Wilayah OKI menjadi prioritas dalam pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan. Pasalnya, akibat kejadian itu?, asap dari wilayah OKI terbawa angin ke arah kota Palembang.

“Bantuan kami dapat dari pemerintah Kabupaten OKI, yang menyediakan 10 buah pompa air portabel, 50 buah selang. Lalu masker dan kacamata anti asap 100 buah. Sekaligus uang makan personel dengan indeks Rp100 ribu per orang per hari, selama 10 hari,” bebernya.

Sasaran pemadaman terutama di laksanakan di daerah Jungkal, Tulung Selapan, Pampangan, Cengal dan Pedamaran. Personel akan di bawah kendali Dandim, Kapolres OKI dan Kepala BPBD OKI.

Bupati OKI juga menggerakan Camat dan Kepala Desa untuk bersama-sama dengan TNI, Polri dan BPBD utk memadamkan api yang asapnya terbawa angin ke arah Kota Palembang.

Kepada Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, sudah diinstruksikan untuk mengerahkan 100 orang personelnya. Hal ini untuk membantu wilayah perbatasan dengan Ogan Ilir, dengan menyiapkan mobil Damkar dan mobil tangi air dari Pemerintah Kota Palembang.

Kapolres OKI dan Kapolres OI agar mengawal bantuan dari Bupatinya masing-masing agar dipastikan sesuai jenis dan jumlah barang yang disediakan serta didistribusikan kepada pasukan yang bertugas.

Jenderal bintang dua ini menegaskan sedang mencari jalur ke Kementerian Sosial untuk dapatnya menyediakan tenda lapangan, Field Bed, dapur lapangan, obat-obatan, air minum dan kebutuhan di lapangan.