- PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Bencana Sosial akibat Bentrok Berdarah Terjadi di Flores Timur, Tiga Korban Tewas dan Tujuh Warga Terluka
- Presiden Prabowo Apresiasi Panen Raya TNI di 43 Lokasi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Wapres Gibran Sampaikan Arahan Presiden Prabowo, Pembangunan Tol Dukung Pertumbuhan Ekonomi Rakyat
- Wapres Gibran Tinjau Proyek Infrastruktur Sumsel hingga Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik Pertama di Indonesia
Jelajah Jalur Pantura, Memaknai Dinamika Masyarakat Sumatera-Jawa
Lama Menunggu di Pelabuhan Merak, Satu Penumpang Tertinggal dan Bus Lain Tersangkut di Kapal

Sebelum pulang ke Palembang, tim ekspedisi sempat mengunjungi Wonosobo, melintasi Pantura dan melewati Pekalongan hingga Jepara. Tim berangkat dari terminal Mendolo Kabupaten Wonosobo, Senin (3/9). Butuh waktu hampir tujuh jam hingga tiba di pool bus kawasan Cibitung Cikarang Barat, Jakarta.
Dalam perjalanan ke Pelabuhan Merak, seisi penumpang bus harus menunggu hampir tiga jam di rumah makan sekitar Pelabuhan Merak. Pasalnya, satu penumpang asal Purbalingga tujuan Palembang tertinggal. Penumpang tersebut mengaku bekerja sebagai pemasang tiang pancang pelabuhan laut di kawasan Tanjung Tapa, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. “Saya kesal bisa ketinggalan bus. Saya kerja di Sungai Baung, pasang tiang pelabuhan,” ungkap penumpang berambut pirang itu.
Saat tiba di Pelabuhan Merak, bus yang ditumpangi tim ekspedisi media ini tertunda masuk kapal. Infonya hari itu hanya tiga kapal yang melayani jasa penyeberangan. Setelah menunggu hingga Selasa (4/9) pukul 06.30 pagi, kapal dari Pelabuhan Bakauheni Lampung bersandar di Merak. Meski demikian, bus belum bisa masuk karena ada bus lain yang tersangkut saat keluar dari kapal Jatra II. Bus jurusan Lampung-Semarang bermuatan para pekerja proyek itu membuat riuh pelabuhan karena klakson kendaraan lain yang terhambat keluar kapal. “Roda bus itu tersangkut di kapal, terpaksa menunggu lagi sebentar,” ungkap Ade, sopir bus yang ditumpangi tim media ini.(red)



