- Skandal Suap Fee Proyek Usai Pilkada 2024, Kejati Sumsel Tangkap Wakil Bupati Pali
- Sambut 443 Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Palembang
- Stabilisasi Harga TBS Kelapa Sawit, Bupati dan Wabup Mura Gelar Rakor
- PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan Indonesia
- Abpednas Raih 100 Ribu Anggota, Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Jelajah Jalur Pantura, Memaknai Dinamika Masyarakat Sumatera-Jawa
Nekat Jalan Kaki, Nyaris Ketinggalan Bus

Matahari berada di atas kepala. Waktu menunjukkan pukul 12.00 WIB. Kamis (31/8/2023) siang terik menyengat bercampur debu. Menunggu bus antar kota antar provinsi (AKAP) di halte simpang Macan Lindungan, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Palembang. Salah satu tim ekspedisi Simbur belum menampakkan batang hidungnya. Sementara, lalu lalang kendaraan yang melintas semakin centrang prenang. Sudah empat bus tujuan Pulau Jawa yang lewat, dia belum juga datang.
Terakhir dihubungi, posisinya tengah menunggu angkutan umum di kawasan Gandus. Hampir satu jam belum pula tiba. Pesan singkat dan WhatsApp pun tak dibalas. Meski demikian, orang yang ditunggu masih belum ada di lokasi pool bus. Hampir pukul 14.00 WIB, ketika bus hendak berangkat, lelaki berkaus polos dengan topi hijau berjalan di tengah fatamorgana.
Salah satu tim Simbur yang ditunggu akhirnya muncul juga. Hampir ketinggalan bus. Ternyata dia nekat berjalan kaki sekitar 5 kilometer. “Jaraknya tidak masalah. Panasnya terik sekali yang bikin tak tahan,” ujarnya.



