- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Tahun 2045, Target 70 Persen Masyarakat Indonesia Harus Bugar
Mahrus, perwakilan dari OKU Timur sekaligus pelatih olahraga menjelaskan, pihaknya mengirimkan olahraga tradisional terdiri dari egrang, bakiak, gobak sodor, dan lari balok. Hasil yang dia kirimkan untuk Fornas hasil seleksi Minggu kedua bulan Juni Kemarin.
“Harapannya selaku pelatih setelah diadakan Fornas nanti semoga olahraga tradisional ini semakin berkembang di seluruh masyarakat Sumsel. Selama ini katanya masih awam karena sifatnya tradisional di mata masyarakat. Olahraga di Sumsel ini yang banyak olahraga prestasi, seperti bola kaki, dan bola voli dan sebagainya,” terangnya.
Masih kata dia, diadakan Fornas ini bagus sekali, meriah sekali. Dia mengamati bahwa Sumsel ini memang memberanikan diri untuk melaksanakan Fornas dengan kondisi ini. Dia masih mensosialisasikan kepada masyarakat. Mmudah-mudahan di Fornas tahun ini Sumsel menjadi urutan pertamanya.
Muhammad Sobihan, Panitia Fornas mengatakan, perlombaan yang akan difestivalkan pada Juli mendatang cukup banyak. Fornas ini menyangkut olahraga masyarakat. “Ada enggrang, sepak bola gaya bebas, pemandu sorak, dan olahraga yang lain yang tentunya bernilai untuk pembudayaan olahraga,” tutupnya.



