- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Digitalisasi Transaksi Keuangan di Sumsel Masih Terkendala Sinyal
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Hafidz Thohir mengungkap, salah satu yang dilakukan Bank Indonesia digitalisasi pada sistem pembayaran akan mengalami perubahan. Baik dari sistem pembayaran maupun dari sistem registrasianya. Maka dari itu, kata Hafidz, selain dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), inovasi teknologi dan peningkatan pengetahuan digitalisasikan dibutuhkan agar Indonesia segera pulih dari pademi.
“Mau tidak mau dunia akan menggunakan ini sebagai sistem yang paling mudah, cepat, dan aman. Kalau lihat di televisi, semua di Eropa, Amerika dan negara maju di dunia mereka tidak lagi menggunakan uang cash. Mau naik kereta, makan di restoran. Semuanya sudah digital mengunakan handphone,” katanya.
Maka dari itu, Hafidz mendorong pemerintah pusat supaya di daerah dibangun infrasuktur tersebut supaya bisa teraplikasikan. “Baik sinyal kuat maupun sarana dan prasarananya agar tidak terjadi kesenjangan antara pusat dan daerah. Jika infrastruktur sudah siap maka semuanya akan lebih banyak kepada digital dan menguranggi pembayaran uang kertas,” tandasnya.



