- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Recovery Lebih Cepat, Jadikan Indonesia Kiblat Pariwisata Dunia
Dari nominasi API Awards selama beberapa tahun terakhir, lanjut Hiro, masih ada daerah yang meniru dari luar dalam mengembangkan pariwisatanya. “Justru harusnya kita yang menjadi acuan. Hampir semua properti pariwisata dunia itu ada di Indonesia. Salah satu nominasi di Tapanuli Utara misalnya. Itu cuma ada dua di dunia,” ungkap Hiro.
Hiro menilai, recovery (pemulihan) kebangkitan pariwisata Indonesia pascapandemi lebih cepat dari apa yang mereka prediksi. Dirinya pun bersyukur apa yang telah ditekuni selama ini melalui ajang paling bergengsi di bidang pariwisata berbuah manis. “Kami melihat recovery pariwisata Indonesia lebih cepat dari dugaan. Kami anggap usaha kami menghidupkan pariwisata ternyata memang mempunyai dampak,” jelasnya.
Biasanya, tambah Hiro, selama pandemi usaha pariwisata ditutup, tidak ada kegiatan pariwisata. “Kami perlu sampaikan promosi pariwisata tidak boleh berhenti, harus jalan terus. Karena nanti setelah menurun pandeminya atau sudah dibuka, orang-orang akan mencari tempat berwisata. Dugaan kami terbukti benar,” tegasnya.
Hiro memberi contoh, saat ini kunjungan destinasi pariwisata terbukti meningkat setelah dibuka kembali. “Seperti Bali, cepat sekali recovery pariwisatanya. Selama ini lesu, tiba-tiba booming, naik. Sekarang ramai kembali,” imbuhnya.



