- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda Indonesia Ditahan Kejagung
JAKARTA, SIMBUR – Dua dari enam orang saksi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan pesawat Garuda Indonesia tahun 2011—2021. Hal itu disampaikan Jaksa Agung Burhanuddin, Kamis (24/2).
Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus telah memeriksa 6 orang saksi pada perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut. Dari keenam saksi yang telah diperiksa, penyidik menetapkan 2 orang sebagai tersangka, yakni AS dan AW.
Tersangka SA selaku Vice President Strategic Management Office PT Garuda Indonesia periode 2011-2012. Selanjutnya, AW selaku Executive Project Manager Aircraft Delivery PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk 2009-2014. Keduanya (AS dan AW) diketahui menjadi anggota Tim Pengadaan Pesawat CRJ-1000 NG Garuda Indonesia tahun 2011 serta anggota Tim pengadaan pesawat ATR 72-600 PT Garuda Indonesia pada 2012.



