Puting Beliung Mengamuk di Musi Rawas, 7 Warga Terluka dan 79 Rumah Rusak

PALEMBANG, SIMBUR – Angin puting beliung kembali mengamuk. Diketahui pada Kamis (24/2) pukul 16.15 WIB. Peristiwa angin puting beliung terjadi Rabu (23) pukul 19.15 WIB, di Desa Sumber Karya, Kecamatan Suku Tengah Lakitan Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas.

Petang itu, angin berkecamuk hebat dibarengi hujan deras, kuatnya angin mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa bangunan rumah. Akibatnya sejumlah rumah pun hancur usai tertimpa pohon dan tersapu angin.

“Dari data sementara BPBD Kabupaten Musi Rawas, amukan angin puting beliung menyebabkan 33 rumah rusak berat alias hancur dan roboh, baik rumah tembok dan semi permanen. Tujuh rumah lagi rusak cukup parah. Nah 36 rumah lagi rusak ringan,” ungkap Ansori, Humas BPBD Sumsel, Kamis (24/2).

Selain puluhan rumah rusak dan pohon tumbang, lanjut Ansori, musibah ini juga menyebabkan 7 orang luka-luka. “Selain di Desa Muara Karya, angin puting beliung juga menerjang Desa Paduraksa, Kecamatan Suku Tengah Ulu Terawas, sementara diketahui 3 rumah warga rusak,” terangnya kepada Simbur.

Adapun total 79 rumah rusak, lalu 7 warga di Desa Muara Karya, yang luka-luka yakni atas nama Pebri (7), Supriadi (40) dan Dea Ramadhani (8) anak Sumardi ditambah 4 orang lagi, semuanya mengalami luka ringan.

Aksi cepat tanggap pun dilakukan Tim BPBD Kabupaten Musi Rawas, dibantu Danramil Terawas, Polsek Terawas, Kades Sumber Karya dan Kades Paduraksa dan Kecamatan Ulu Terawas. Dengan melakukan pengkajian cepat, pendataan hingga membersihkan material pohon tumbang dengan menggunakan peralatan chainsaw bersama masyarakat.

“Tim gabungan cepat tanggap juga mendirikan tenda posko di kantor desa. Untuk memudahkan dan mempercepat penanganan bencana angin puting beliung ini. Kemudian pendataan baik material dan warga yang terdampak. Hingga penyaluran bahan sembako dan kebutuhan mendesak warga lainnya,” tukas Ansori.

Diwartakan sebelumnya, angin Puting Beliung disertai hujan lebat, berkecamuk hebat di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, pada Ahad (20/2) sekitar pukul 12.30 WIB. Amukan anginĀ  mengakibatkan sejumlah sebanyak 7 rumah rusak dan 1 Sekolah Dasar roboh dan rusak berat. (nrd)