Sembunyikan 34 Butir Ekstasi “Hello Kitty”, Andri Dipidana 8 Tahun

PALEMBANG, SIMBUR – Terdakwa Andri (36) warga Jalan Suka Karya, Lorong Sepakat, Kecamatan Sukarame, tersandung dalam perkara menyembunyikan 34 butir pil ekstasi logo Hello Kitty warna merah. Pada Rabu (19/1/22) dihadirkan secara virtual dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri Palembang, kelas IA khusus.

Jaksa penuntut umum Adya Larastuti SH menuntut terdakwa atas perbuatannya tersebut, dengan pertimbangan memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah yang sedang memberantas narkotika. Pertimbangan meringankan terdakwa mengakui menyesali perbuatannya.

Jaksa menyatakan terdakwa Andri terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menjual narkotika yang beratnya diatas 5 gram, yakni melanggar Pasal 114 ayat 2 dan UU No 35 tahun 2009. Menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun dan pidana denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Selepas tuntutan ketua majelis hakim Agnes Sinaga SH MH didampingi  Harun Yulianto SH MH, giliran membacakan vonis atau tuntutan terhadap terdakwa Andri. “Menyatakan terdakwa Andri, terbukti bersalah menguasai memilik narkotika jenis ekstasi. Maka menghukum dengan pidana penjara selama 8 tahun, pidana denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan,” tukas Agnes.

Atas putusan majelis hakim tersebut, terdakwa Andri pun menerima. Dikatakan Ahmad Rizal SH dari kantor hukum A Rizal SH, di Jalan Ahmad Yani, Lorong Manggis, Kelurahan Silaberanti, Jakabaring, selaku kuasa hukum terdakwa Andri mengatakan tuntutan jaksa terlalu tinggi. “Seharusnya tuntutan itu di bawah 10 tahun, dan vonis ini masih tinggi. Sehingga putusan lebih ringan. Sebab terdakwa mengakui perbuatannya dan belum pernah ditahan,” tangganya kepada Simbur.

Diketahui perkaranya terjadi Selasa (28/9/21) sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan Albaiti Bedeng Hj Sunarti, Kecamatan Sukarame, terkait peredaran narkotika golongan 1 bukan jenis tanaman beratnya melebihi 5 gram.  Siang itu Tim Satres Narkoba Polrestabes Palembang melakukan penggerebekan saat terdakwa berada di depan rumahnya di Jalan Albaiti Bedeng Hj Sunarti. Petugas pun melakukan penggeledahan dan ditemukan sebanyak 34 butir pil ekstasi logo Hello Kitty warna merah seberat 14,31 gram di dalam lemari baju terdakwa.

Terdakwa membeli ekstasi dari Jon (DPO) sebanyak 40 butir seharga Rp 8 juta. Dibeli di kawasan Soak, Kecamatan Sukarame. Sebanyak 6 butir ektasi telah dijual Rp 230 ribu. (nrd)