Angkut 4 Karung Ganja Seberat 100 Kg dari Medan ke Bandung, Terjaring Razia di Musi Banyuasin

PALEMBANG, SIMBUR – Narkotika jenis daun ganja kering diangkut tiga kawanan tersangka. Didapati 100 kilogram atau 100 ball ganja kering yang ditaksir senilai Rp 100 juta lebih di dalam 4 karung. Barang haram tersebut diangkut tersangka menggunakan mobil Daihatsu Xenia BM 1934 LT warna hitam.

Empat karung ganja itu hasil giat razia dilakukan Unit Reskrim Polsek Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sabtu (8/1/22) sekitar pukul 21.30 WIB, di Jalan Lintas Timur, Bayung Lincir – Jambi, Kilometer 204. Persisnya di depan Polsek Bayung Lencir.  Para tersangka yang dibekuk di depan Polsek Bayung Lencir, yakni tersangka Amel Farhan Nasution warga Sumut bersama tersangka Feri Sandra keduanya warga Sumbar yang membawa 4 karung ganja di dalam mobil Daihatsu Xenia warna hitam.

Dari hasil pengembangan Unit Reskrim bersama Sat Reskrim Polres Musi Banyuasin, kembali diringkus tersangka ketiga Andi Saputra, warga Sumut tinggal di Kabupaten Garut, Jawa Barat.  Tersangka Andi Saputra diringkus polisi, selagi berada di Gerbang Tol Celengi, Kabupaten Sumedang, Jabar, berikut kendaraan sedan Honda Brio D 1218 AGZ warna abu-abu.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto SIk MH didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIk MH bersama Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pulepessy SIk dalam press rilis di Mapolres Musi Banyuasin Kamis (13/1/22) pagi menegaskan 100 kilogram ganja ini melibatkan tiga tersangka.

“Ketiga tersangka ini FS warga Sumbar, tersangka AF warga Sumut, dan tersangka AS warga Sumut tinggal di Sumedang, Jabar. Dua diamankan di Jalintim Bayung Lencir-Jambi, satu tersangka lagi hasil pengembangan di Gerbang Tol Celingi Sumedang,” ungkapnya.

Jenderal bintang dua ini meneruskan, pengungkapan ganja dalam jumlah besar ini, merupakan hasil kegiatan kepolisian yang ditingkatkan. “Kegiatan razia atau KKYD Unit Reskrim Polsek Bayung Lencir, mendapati 4 karung ganja, saat kendaraan tersangka melintas di Jalintim Bayung Lencir – Jambi. Dari penggeledahan kendaraan, didapati barang bukti ganja kering dalam 4 karung. Kemudian dikembangkan didapatlah satu tersangka lagi di Gerbang Tol Cileungi, Sumedang,” jelas Toni.

Paketan ganja kering ini diangkut dari Medan Sumut, dengan tujuan dibawa ke Bandung Jabar. Satu tersangka AS mengaku diupah Rp5 juta sekali angkut. Pelaku melakukannya karena desakan ekonomi dan ada pelaku yang mempunyai utang piutang.

Dengan terus dilakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus narkotika, seperti halnya pada hari ini polres Muba mampu menangkap kurir narkoba. Ini sebagai bentuk untuk menjaga generasi muda akan bahaya narkoba.

“Kalau narkobanya yang dimusnahkan itu bagus, tapi yang lebih penting adalah bagaimana membentengi masyarakat ini dengan peredaran narkoba di tengah masyarakat, agar tidak terpengaruh dengan hal-hal seperti ini. Saya yakin Muba mampu membentengi hal ini. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya,” tutupnya.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK menyampaikan, dilakukan pemusnahan narkotika jenis ganja sebanyak 100 kg. “Berkat kerja sama dan kerja keras yang baik Polres Muba berhasil menangkap kurir narkoba di Bayung Lencir. Melalui pengembangan ternyata narkotika jenis ganja sebanyak 100 Kg ini berasal dari Sumatera Utara yang akan di kirim ke Bandung. Alhamdulillah dengan keberhasilan ini kita mampu menyelamatkan anak bangsa dari narkoba,”bebernya.

Sementara itu, Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP mengatakan, keberhasilan awal tahun 2022 bagi Polres Muba yang sudah berhasil menangkap kurir narkoba dengan berat ganja 100 Kg. “Ini merupakan capaian yang baik. Saya ucapkan terima kasih atas apa yang telah dilakukan Polres Muba beserta jajarannya dalam memberantas narkoba, yang mampu meminimalisir dan mencegah peredaran narkotika,” ungkap Beni Hernedi, saat meresmikan Gedung Sat Tahti dan Ruang Sel Tahanan Polres Muba.

Diketahui, gedung Sat Tahti terdiri dari 1 ruang Kasat Tahti, 1 ruang Staf Tahti dan 1 ruang rapat. Sedangkan gedung rutan terdapat 14 kamar tahanan, 2 ruang besuk dan 1 ruang barang bukti.  Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kajari Muba Marcos Marudut Mangapul Simaremare SH MH, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Ketua PA Sekayu Waluyo SAg, Ketua PN Sekayu Ben Ronald P Situmorang SH, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi beserta Kepala Perangkat Daerah Muba.(nrd/red)