Muba Dilanda Gempa Tektonik, Langsung Cek Setiap Kecamatan
SEKAYU, SIMBUR – Kabar Kejadian gempa bumi berkekuatan M=4.7 Senin (29/11/2201) sore pukul 16.07 WIB yang dirasakan di Kabupaten Muba langsung direspons Plt Bupati Beni Hernedi SIP. Beni langsung menanyakan dampak yang dirasakan kepada setiap Camat di wilayah Kabupaten Muba. “Kepada setiap camat agar mengingatkan warga jangan panik dan tetap waspada,” ujarnya.
Ketua PMI Muba ini mengingatkan, agar kepada warga Muba untuk tidak bepergian dan panik. “Jangan panik, pastikan setiap keluarga terjaga,” ucapnya.
Sesuai Rekomendasi BMKG, Beni juga Mengimbau warganya agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa sebelum kembali ke dalam rumah.
Sementara Camat Sungai Lilin Agus Kurniawan SSTP MSi mengatakan untuk wilayah kecamatan Sungai Lilin terasa sedikit getaran gempa. Di kecamatan Sungai Lilin terasa getaran di Desa Cinta Damai C1, namun tidak ada kerusakan dan sampai sekarang belum ada laporan warga desa desa terdampak di kecamatan Sungai Lilin”, katanya.
Camat Lalan Andi Suharto SSTP menambahkan bahwa untuk wilayah Kecamatan Lalan berdampak sedikit goyangan tapi tidak lama. “Info dari masyarakat sekitar karena lebih mengarah ke atas wilayah Jambi”, ujar Andi.
Terpisah Camat Lais Demon Hardian Ekasuza SSTP MM melaporkan, di Kecamatan Lais tidak terasa getaran gempa dan tidak ada laporan kerusakan diwilayahnya. “Alhamdulillah untuk Kecamatan Lais aman”, tukasnya.
Dikonfirmasi, Kepala Stasiun Klimatologi Palembang sekaligus Koordinator BMKG Sumsel, Wandayantolis membenarkan terjadinya gempa di daratan Kabupaten Musi Banyuasin. “Memang di darat wilayah Muba,” ungkap Dayan, sapannya kepada Simbur, Senin (29/11).
Dayan menambahkan, tidak terjadi gempa susulan namun masyarakat diimbau tetap waspada. “Hasil pemantauan BMKG tidak terpantau adanya gempa susulan namun warga diminta tetap waspada dan tidak terpengaruh info-info yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.
Diketahui, sebelumnya BMKG Sumsel merilis data kejadian dan Parameter Gempabumi Senin (29/11) pukul 16.07.49 WIB telah terjadi gempa tektonik di Musi Banyuasin, Sumsel. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M=4.7 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M=4.7.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.28 LS dan 104.14 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada 54 Km timur laut Musi Banyuasin, Sumsel pada kedalaman 10 Km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal di wilayah setempat. Guncangan gempabumi ini dirasakan di Musi Banyuasin III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi), Kota Jambi II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.(red)



