Angin Puting Beliung Robohkan 16 Rumah Warga

PALEMBANG, SIMBUR – Hujan lebat disertai angin kencang terjadi sepanjang hari, sejak sekitar pukul 11.00 WIB – 19.00 WIB, Rabu (1/9) tidak hanya menyebabkan luapan banjir. Akan tetapi, hujan juga mengundang angin puting beliung di daerah Sungsang, tepatnya di Desa Mukti Jaya, RT 5, RT 6, RT 7 dan RT 8, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, terjadi siang sekitar pukul 14.10 WIB.

Tercacat dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Sumsel, 13 rumah warga porak poranda dan 3 lagi hancur berat, sehingga total 16 rumah warga yang terkena dampak sapuan angin puting beliung. Untuk 3 unit rumah yang roboh dan hancur berat, yakni milik Kasmuran dan Eko Sudarianto warga RT 6, serta Kasdimin warga RT 7.

Kemudian 13 rumah yang rusak sedang, yakni Mugiyo, Mukani, Sugeng Purnomo warga RT 8, lalu Rinto Arini dan Masuhi warga RT 5, Fitri Yuliasanti dan Pujo warga RT 6, Ragil Setia Budi, Sapuan, Selamet Suparin, Anang Jatmiko dan Sulastri warga RT 7, serta Agus Sutikno warga RT 8.

“Kamis (2/9) kami Tim BPBD Sumsel bersama Kabupaten Banyuasin datang ke lokasi, menggunakan speedboat dilanjutkan perjalanan darat. Untuk menyerahkan bantuan sembako dan terpal kepada warga yang terdampak,” ungkap Ansori Humas BPBD Sumsel.

Dilanjutkan Ansori ke Simbur, untuk data sudah fix 16 rumah warga yang terdampak angin puting beliung.  “Desa Mukti Jaya, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin tepatnya di Jalur 10. Ini merupakan daerah perairan dan pertanian padi, memang daerahnya terbuka. Angin puting beliung memang rawan didaerah persawahan dan perairan,” cetusnya.

Ansori juga menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian siang itu. “Iya bangunan rumah yang hancur. Untuk korban jiwa tidak ada. Untuk bantuan yang disalurkan nanti kami laporkan lagi,” tukasnya.

Ada pun penyaluran bantuan ini dipimpin Kalaksa BPBD Provinsi Sumsel yang diwakilkan Kasi Tanggap Darurat BPBD Provinsi Sumsel Wibowo, SPd MKes turun langsung ke lokasi kejadian bencana angin puting beliung dan menyerahkan bantuan logistik berupa 20 paket sembako, seperti sarden 60 Kg, minyak goreng 20 Liter, gula pasir 40 Bks, dan gandum 20 Bks.

Bantuan lain yang diserahkan dari  Baznas Sumsel Rp40 Juta, Bupati Banyuasin Rp20 Juta, Dinsos Sumsel makanan siap saji 60 paket, makanan anak 16 paket, selimut 16 lembar, terpal 16 lembar, matras 16 lembar. Kemudian dari BPBD Banyuasin, beras 16 karung, mie 16 dus. Dinsos Banyuasin beras 16 Karung, mie 16 dus, tikar 16 lembar, terpal 16 lembar. (nrd)