- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Lama Mangkrak, Proyek Jembatan Dirampungkan
BATURAJA, SIMBUR – Komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru, untuk menuntaskan sejumlah proyek fisik yang mangkrak di Sumsel patut diapresiasi. Di awal tahun 2021 ini sejumlah proyek infrastruktur di Sumsel telah diresmikan, salah satunya Jembatan Ogan IV, di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU.
Jembatan Ogan IV ini sempat terhenti pengerjaannya sejak tahun 2007 lalu. Akhirnya rampung diselesaikan dan diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Herman Deru, Selasa (19/1). Hampir selama 14 tahun jembatan ini terbengkalai, namun akhirnya rampung dengan alokasi APBD Provinsi Sumsel tahun 2019 dan 2020.
“Jembatan ini dibangun tahun 2007 dan sempat terhenti pembangunannya. Sengaja kita selesaikan karena ini kebutuhan masyarakat,” tegas Deru, disela peresmian Jembatan Ogan IV.
Peresmian jembatan ini ditandai dengan penandatanganan prasasti, dan penekanan tombol. Sebagai tanda secara resmi penggunaan oleh warga setempat. Usai penekanan tombol sirine, dilanjutkan dengan peninjauan Deru, Bupati OKU Drs Kuryana Aziz, Forkopimda OKU dan pejabat penting lainnya.
“Keberadaan Jembatan Ogan IV di Kabupaten OKU dapat mempercepat layanan dan mobilitas ekonomi masyarakat. Termasuk mendekatkan suatu wilayah dengan daerah sekitarnya, dan menggerakkan perekonomian diwilayah sekitar,” cetus Deru.
Keberadaan infrastruktur yang baik, merupakan suatu tuntutan yang harus dipenuhi pemerintah. Bukan saja bagi Kabupaten baru, atau hasil pemekaran, melainkan juga bagi kabupaten tua seperti Kabupaten OKU.
“Pembangunan yang kita lakukan, merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah. Pembangunan harus merata meski adil itu tidak harus sama dan harus dilakukan secara proporsional,”ujarnya.
Untuk diketahui, selain meresmikan Jembatan Ogan IV di Kecamatan Lubuk Batang, OKU. Deru juga menyelesaikan dan meresmikan penggunaan jembatan Tanjung Kemala di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur, OKU Timur.
Khusus di Kabupaten OKU ada 41 kegiatan yang telah rampung dikerjakan. Dengan total nilai APBD Provinsi Sumsel tahun 2019 yang dikucurkan berjumlah Rp 133.935.765.529 dan APBD Provinsi Tahun 2020 berjumlah Rp 105.062.948.899,73.
“Namun pembangunan juga tidak harus dengan menggunakan APBD atau APBN, namun juga bisa dengan menggunakan dana lainnya seperti CSR perusahaan di Sumsel ini,” terangnya.
Sebab itu, sejak awal Deru kerap membagi sebagian APBD Provinsi untuk pembangunan di 17 kabupaten dan kota di Sumsel. “Pembangunan ini harus merata dan adil di Sumsel. Tapi adil juga tak harus sama, APBD yang kita berikan untuk kue pembangunan diatur secara proporsional,” ucapnya
Dalam membangun lanjut dia tidak semata-mata harus diukur dengan materi. Namun yang lebih penting adalah modal kebersamaan dan komitmen bersama. “Dalam membangun itu modal yang paling penting adalah kebersamaan. Sinegitas antara Eksekutif dan Legislatif dan peran masyarakat itu sangat penting,” tandasnya.
Selain itu, kekompakan juga menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Semua pihak ditutut untuk berperan dalam pembangunan di Sumsel ini, termasuk juga peran masyarakat.
“Kekompakan itu menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Baik kekompakan antara pemprov dan pemkab atau pemkot, maupun dengan pemerintah pusat. Begitupun kompak dengan masyarakat. Persamaan persepsi harus ada untuk keberhasilan pembangunan ini,” jelasnya.
Apalagi di tengah pandemi saat ini. Pembangunan di Sumsel diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi. “Percepatan pemulihan ekonomi harus terus dilakukan. Saat ini pembangunan jalan dan jembatan yang menjadi priotitas sudah selesai 94 persen dan 6 persennya pemeliharaan. Saya harapkan ini dipelihara dengan baik sehingga manfaatnya dapat terus kita rasakan,” tegasnya.
Bupati OKU Kuryana Aziz mengatakan, telah banyak dana yang dikucurkan Pemprov Sumsel untuk pembangunan di Kabupaten OKU baik yang bersumber dari APBD murni maupun Bantuan Gubernur (Bangub).
“Program pembangunan infrastruktur sudah berjalan dengan baik. Mencakup juga kegiatan pembangunan dasar sudah dilakukan. Mudah-mudahan apa yang dilakukan pak Gubernur ini dapat meningkatkan mobilitas ekonomi masyarakat Kabupaten OKU,” katanya. (red/rel)



