- Asrendam II/Sriwijaya Tutup Pelatihan Tugas dan Fungsi Satker Tahun 2026
- Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027
- Babinsa Koramil 402-07/Indralaya Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Rambutan
- Pramuka Dorong Lahirnya Generasi Mandiri, Berkarakter, dan Siap Hadapi Era Digital
- Oknum PNS KSOP Palembang Resmi Jadi Tersangka Pungli Agen Kapal di Sungai Lalan
Kodam II/Sriwijaya Dukung Penuh Penanggulangan Karhutla di Banyuasin
PANGKALANBALAI, SIMBUR – Memasuki puncak musim kemarau, Kodam II/Sriwijaya menyatakan kesiapsiagaan penuh untuk mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran hutan, kebun, dan lahan – Karhutla di Kabupaten Banyuasin. Komitmen itu ditandai dengan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Penanggulangan Karhutla yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Pemkab Banyuasin, Rabu (17/06) pagi.
Apel dipimpin langsung Bupati Banyuasin DR. H. Askolani, SH, MH. Kodam II/Swj memperkuat peran Komando Kewilayahan dengan mengerahkan satuan bantuan. Pasukan TNI AD yang dilibatkan antara lain, Yonzipur 12/Karana Jaya, Yon Arhanud 12/Satria Bhuana Prakasa, dan Yonif TP 950/Raja Mankute. “Personel gabungan ini disiapkan bersama peralatan khusus pemadaman dan pembukaan sekat bakar,” tulis sumber dari Kapendam II/Sriwijaya.
Apel ini bukan sekadar seremonial. Unsur lintas sektoral turut dikerahkan sebagai bentuk sinergi nyata: BPBD Banyuasin, Kementerian Lingkungan Hidup, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, BMKG, relawan masyarakat, hingga pelaku perusahaan perkebunan.
“Dengan kesiapsiagaan personel, penguatan fungsi teritorial Babinsa, dan patroli terpadu, Kodam II/Swj bersama seluruh komponen berharap musim kemarau 2026 di Banyuasin dapat dilewati tanpa kabut asap,” ungkap sumber.
Kolaborasi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat diharapkan mampu meminimalisir potensi karhutla. “Mempercepat penanganan jika terjadi kebakaran di wilayah Banyuasin,” tutupnya.(rel)



