Sebanyak 6.400 Vaksin Didistribusikan

PALEMBANG, SIMBUR – Dinkes Provinsi Sumsel kembali mendistribusikan vaksin Covid-19,  ke sejumlah daerah di Sumsel. Sebelumnya pendistribusian dilakukan di Kota Palembang, selanjutnya 6.400 vaksin Sinovac didistribusikan untuk Kabupaten OKI.

Pendistribusian vaksin ini, sebagai tindak lanjut instruksi Gubernur Sumsel H Herman Deru, agar Dinkes melakukan langkah cepat, dalam pendistribusian vaksin kedaerah. Sehingga vaksinasi dapat diterima masyarakat, yang utamanya  tenaga kesehatan.

Proses pendistribusian vaksin  untuk Kabupaten OKI,  diambil langsung oleh petugas dari Dinas Kesehatan  Kabupaten OKI, di gudang vaksin Dinkes Provinsi Sumsel, yang berada di Jalan Mayor Salim Batubara, Palembang, di bawah kawalan ketat pihak Kepolisian, Jum’at (15/1) pagi.

Drs Lesty  Nurainy Apt Mkes selaku Kepala Dinkes Provinsi Sumsel melalui Yusri selaku Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Provinsi Sumsel menyebutkan, pendistribusian vaksin di OKI dalam rangka percepatan vaksinasi.

“Setelah diserahkannya vaksin ini maka Kabupaten OKI sudah bisa melakukan vaksinasi. Saat ini, ada sekitar 5,7 juta masyarakat di Sumsel yang menjadi sasaran penerima vaksin tersebut. Ditargetkan  selesai dalam 345 hari kedepan. Mereka yang akan jadi sasaran divaksin sinovac dengan rentang usia 18-59 tahun,” beber Yusri.

Mukti Ulli Arta selaku Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten OKI menegaskan vaksin yang diberikan ke Kabupaten OKI, untuk tahap awal yang diterima pihaknya akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan di Kabupaten OKI.

“Tercatat ada 3.328 tenaga kesehatan di Kabupaten OKI. Untuk tenaga vaksinator sudah siap. Tahap awal ini akan kita berikan kepada Nakes yang ada di Kabupaten OKI. Lalu selanjutnya akan diberikan secara bertahap ke masyarakat yang sasarannya berjumlah 473.739 terang Ulli.

Achmad Yurianto selaku Staf Ahli Menkes Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi menyaksikan pendistribusian vaksin ke Kabupaten OKI. “Kami sengaja turun, untuk melihat secara langsung pelaksanaan vaksinasi yang ada di Sumsel. Apa yang dilakukan Gubernur Sumsel Herman Deru sudah tepat, dengan menginstruksikan bawahannya agar mengambil langkah cepat dalam pendistribusian vaksin kedaerah-daerah di Sumsel,” jelasnya.

Menurutnya Yurianto, sejak dari awal dimulainya pelaksanaan vaksinasi di Sumsel hingga action-nya pada 14 Januari 2021 kemarin, telah berjalan dengan baik.

“Artinya ini sudah melalui tahapan yang matang dengan rancang yang baik. Disini, kita juga memastikan setiap hari siapa saja yang mendapatkan vaksin tersebut, karena penyuntikan ini dilakukan dua kali. 14 hari kedepan, yang disuntik hari ini harus disuntik lagi,” tuturnya.

Dia menilai, berjalan baiknya program vaksinasi Covid-19 di Sumsel tersebut tak lepas juga dari koordinasi yang intens antara Pemprov Sumsel dengan pihak Kementerian Kesehatan RI.

“Kita melakukan laporan harian terhadap program ini. Kita menghitung berapa target perhari dan realisasinya. Karena sebelum penyuntikan vaksin ini, harus dilakukan screening kesehatan oleh tenaga vaksinator. Jadi sasaran yang belum dapat melakukan penyuntikan karena masalah kesehatan bisa melakukan penyuntikan vaksin di lain waktu,” paparnya.

Disisi lain, menyoal gudang vaksin milik Dinkes yang terbilang kecil, Yuri memastikan hal itu sudah cukup. Hanya saja, suplay vaksin harus diatur sedemikian rupa agar tidak menumpuk dan rusak.

“Ruang penyimpanan vaksin di Sumsel ini tentu tidak akan menghambat. Namun distribusi memang harus mengalir. Jika vaksin dari pusat sudah tiba, maka segera distribusikan ke daerah agar tempat penyimpanannya menyebar,” imbuhnya. (red/rel)

 

Share This: