Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumsel 2.205 Orang, Jaga Jarak Turunkan Risiko Penularan 82 Persen

# Kasus Aktif 954, Kasus Selesai 1.251 Orang

# Pasien Sembuh 1.147, Meninggal 104 Orang

PALEMBANG, SIMBUR – Dalam beberapa minggu ini dunia sudah mengumumkan studi mengenai beberapa protokol kesehatan. Bagaimana efektivitasnya? Dr Iche Andriyani Liberty SKM MKes, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, mengatakan, studi ini dipublikasikan secara internasional dengan level pembuktiannya paling tinggi.

“Frekuensi sedang mencuci tangan dengan sabun di air mengalir 6-10 kali sehari dapat menurunkan infeksi penularan Covid sebesar 34 persen. Memakai masker kain dapat menurunkan risiko infeksi penularan Covid sebesar 44 persen. Menjaga jarak minimal 1 meter mengurangi risiko penularan Covid sebesar 82 persen,” ungkap Dr Iche, saat video conference, Sabtu (4/7).

Iche memaparkan, kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 2.205 orang. Ada penambahan 49 kasus baru pada Sabtu, 4 Juli 2020. “Kasus konfirmasi positif baru per tanggal 4 Juli 2020 mengalami penambahan sebanyak 49 orang,” ungkap Iche.

Penambahan itu, lanjut Iche, berasal dari Palembang 26 orang, Banyuasin 3 orang, Ogan Ilir 1 orang, Lahat 2 orang, Muara Enim 17 orang. “Jumlah kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 2.205 orang,” terangnya.

Menurut Iche, jumlah kasus yang sudah selesai (closed cases) 1.251 orang (104 kasus meninggal ditambah 1.147 kasus sembuh). “Sementara kasus yang masih aktif dan dalam proses menunggu hasil, bisa sembuh atau tidak sebanyak 954 orang,” terangnya.

Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 8.792 orang, selesai dalam pantauan 7.202 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.590 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 1.036 orang. Sebanyak 714 orang sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 322 orang.

Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 1.147 orang. Ada penambahan kasus sembuh 34 orang. Sementara, kasus pasien meninggal masih tetap 104 orang. “Tidak ada penambahan kasus meninggal,” ungkapnya.  (kbs)