Ratusan Jenazah Dimakamkan di Gandus, Data Pasien Covid-19 Meninggal Terkonfirmasi 34 Orang

# Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 1.019, Pasien Sembuh 224 Orang

PALEMBANG, SIMBUR – Pasien meninggal yang dikebumikan di Tempat Pemakaman Khusus Gandus hingga kini berjumlah sekitar 119 orang. Pasien meninggal tersebut tidak semua positif. Ada juga yang meninggal hasil swab-nya negatif tapi telah dimakamkan sesuai standar protokol Covid-19.

“Kalau hari Minggu (31/5) sekitar 119 orang, termasuk pasien yang bukan Covid karena hasil tesnya negatif. Yang jelas meninggal dalam situasi pandemi Covid-19,” ungkap Yusri, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan saat video conference, Selasa (2/6).

Bukan hanya itu, Yusri juga menyampaikan bahwa indeks penularan berdasarkan reproduksi efektif (Rt) tidak dapat dijadikan dasar untuk memprediksi penurunan kasus Covid-19 di Sumsel. “Pernah Sumsel Rt di bawah1. Ada di angka 0,9. Tapi Rt belum stabil karena kasus masih fluktuasi,” jelasnya.

Hingga kini, menurut Yusri,
kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 1.019 orang. Ada penambahan 24 kasus baru pada hari ini, Selasa, 2 Juni 2020. “Kasus konfirmasi positif baru per hari ini tanggal 2 Juni 2020 mengalami penambahan sebanyak 24 orang sehingga total kasus menjadi 1.019 orang. Terdiri dari Palembang 19 orang,
Musi Rawas 1 orang, Muratara 1 orang, Banyuasin 1 orang, dan
OKU 2 orang,” paparnya.

Diterangkan, jumlah sampel yang diperiksa di laboratorium sebanyak 4.703 orang. Terdiri dari 3.760 OTG, 743 PDP, dan 200 ODP. Jumlah sampel positif 1.019 orang. Jumlah sampel negatif 509. “Sebanyak 3.175 sampel masih dalam proses pemeriksaan,” paparnya.

Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 6.392 orang, selesai dalam pantauan 4.267 orang, dan masih dipantau sebanyak 2.125 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 609 orang. Sebanyak 250 sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 359 orang.

Kasus konfirmasi sembuh totalnya 224 orang. Hari ini, menurut Yusri, ada penambahan 9 kasus sembuh. Sementara, kasus pasien meninggal 34 orang. “Ada penambahan 1 kasus meninggal, berasal dari Palembang,” ucapnya.

Terkait swab mobile, Yusri menambahkan bahwa tim gugus tugas akan mengajukan permohonan bantuan kendaraan ke BNPB. “Apabila dapat bantuan kendaraan akan lebih mudah melalukan swab. Kami lihat perkembangan kasus,” jelasnya.

Diutarakannya, pemeriksaan sampel diperkirakan stabil pada pertengahan Juni. “Mudah-mudahan laboratorium selesai melakukan pemeriksaan. Spesimen masuk 600-800 per hari. Kalau tidak ditambah laboratorium, tidak akan terkejar,” tandasnya.(kbs)