- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Gubernur Terpantau Bagi-bagi Beras di Jalan Usai Sidak Bulog, Pelabuhan, dan Bandara
PALEMBANG, SIMBUR – Para driver ojek online (ojol) berebut beras yang dibagikan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru melalui tim dan rombongannya. Peristiwa itu terpantau usai mereka berdialog dengan Gubernur Herman Deru yang sempat rehat di halte Transmusi Punti Kayu, tepatnya di dekat penginapan Naskah, Jl Kol H Barlian Km 7 Palembang, Selasa (14/4).
Teguh, driver ojol yang sempat kebagian bantuan beras 5 kg dari Gubernur Sumsel mengatakan, bantuan beras yang diberikan seperti ini sangat membantu dirinya untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok bagi keluarga. “Kami sangat terbantu. Bisa mengurangi duit belanja. Selain Gubernur, ada juga orang secara pribadi yang membantu. Baru kali ini saya dapat (dari Gubernur) karena kebetulan lewat,” ungkapnya.
Ditambahkan Teguh, pendapatan driver ojol seperti dia turun drastis dari biasanya akibat dampak pandemi Covid-19. “Efek dari Corona ini. Pendapatan kami jauh berkurang,” ungkap Teguh sembari berterima kasih kepada Gubernur yang berlalu pergi bersama rombongan.
Diketahui, Gubernur membagikan sembako setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik. Sasarannya adalah Gudang Bulog Divre Sumsel, Pelabuhan bongkar muat barang Boombaru dan juga Bandara Sultan Mahmud (SMB) II Palembang.
Gubernur mengimbau agar masyarakat yang ingin memberi bantuan pada masyarakat terdampak Covid tidak perlu repot lagi menyediakan paket. Karena saat ini Bulog sudah menyediakan paket promo berisi sembako dengan harga variatif mulai Rp51.500 hingga Rp100.500 melalui Promo Paket Ramadan. “Kalau mau nyumbang gak usah repot lagi. Bisa pesan ke Bulog. Paketnya ada macam-macam mulai Rp50.100. Lengkap ada beras, gula, minyak dan terigu,” jelas Gubernur, Selasa (14/4).
Bantuan semacam ini sangat dibutuhkan karena wabah Covid-19 membuat sejumlah masyarakat terdampak mulai dari hilangnya pekerjaan dan waktu keluar rumah yang menjadi terbatas. “Jadi untuk saudara-saudara yang punya kemampuan boleh datang untuk berikan perhatian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.
Sebelumnya, di Gudang Bulog Divre Sumsel di Jl Perintis Kemerdekaan, Gubernur melihat paket-paket promo Ramadan yang disediakan Bulog untuk masyarakat mulai tanggal 14 April 2020. “Tidak perlu khawatir. Diam saja di rumah, Bulog akan amankan pangan. Ini saya sudah cek langsung. Beras minyak goreng, terigu, gula bahkan daging stoknya cukup,” katanya.
Menurut Gubernur, dia sengaja melakukan pengecekan ini agar masyarakat Sumsel tenang menyambut datangnya bulan puasa yang tinggal 10 hari lagi. Dengan begitu, masyarakat yang tengah menjalani masa-masa “di rumah aja” tidak panik dan memborong bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan puasa.
“Masyarakat saya minta jangan lakukan aksi borong karena akan menular pada hal lainnya, bahkan memicu kenaikan harga. Saya pastikan ini aman. Bukan hanya saat wabah Covid saja tapi sampai Lebaran juga aman,” ujarnya.
Selain memastikan kebutuhan pangan tersebut, Gubernur juga mengecek pelabuhan Boombaru untuk untuk melihat aktivitas ekspor impor terus berjalan seperti biasa meski ada pandemi Covid. Seperti misalnya ekspor batubara ke Malaysia, China juga India.
“Alhamdulillah kegiatan rutin ekspor impor komoditi kita tidak mandek. Seperti sawit, batubara semua masih jalan. Bukan penurunan ya paling ada keterlambatan karena jika ada lockdown kapal jadi sulit bersandar sulit. Seperti batubara di Malaysia,” tambahnya.
Selain itu kedatangannya juga guna memastikan kondisi komoditas andalan dan ekspor khususnya pangan dan hasil bumi serta hasil perkebunan Sumsel. Begitu juga impor yang berkaitan dengan bahan baku pupuk untuk petani. “Jadi petani tetap bisa bekerja memelihara kebun dengan pemupukan yang tidak terganggu. Saya datang memastikan ini agar sinergi antara cegah Covid-19 dan perekonomian tetap berjalan baik,” jelasnya.
Dari Bulog dan Pelabuhan Boom Baru, Gubernur meninjau langsung kondisi Bandara Sultan Mahmmud Badarudin II Palembang. Terlihat untuk penerbangan di SMB II Palembang cukup turun drastis bahkan beberapa maskapaipun membatasi untuk penerbangan.
“Bandara SMB II biasanya sehari-hari sebelum covid-19 kedatangan penumpang lebih kurang 12 ribu. Saya tanya kepada petugas dan manajer angkasa pura kini turun sampai lebih dari 95 persen,”katanya.
Dijelaskannya, setelah mendapatkan laporan untuk penerbangan hari ini sedikitnya ratusan orang penumpang. “Hari ini saya dapat laporan cuma rata-rata 450 penumpang. Maskapainya mengurangi flight serta menertibkan physical distancing didalam pesawat. Tapi mungkin ini juga yang membuat Sumsel termasuk menurun perkembangan Covid-19 hal tersebut tidak lepas dari kerja keras Lanud, perhubungan, Dinas Kesehatan termasuk angkasa pura yang sangat ketat baik orang berangkat maupun datang,”ungkapnya.
Dia meminta kerja keras ini bahwa bukan para petugas saja tapi masyarakat juga harus berbuat dengan cara mencegah membantu diri sendiri terlepas dari Covid-19 hal itu juga dapat membantu orang lain. “Jika disiplin mematuhi anjuran-anjuran pemerintah, sampai hari ini hingga enam hari berjalan ada laporan penambahan satu positif. Artinya cukup menurun. Mudah-mudahan akan terus menurun dan sirna dari Sumsel, Indonesia dan dunia,” katanya.
Dia juga meminta kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palembang untuk seleksi betul khususnya kepada penumpang yang datang. Bahkan dia mengingatkan untuk tidak pandang bulu jika memang terjadi indikasi memenuhi standar covid, segera dibawa ke rumah sakit rujukan dan second line yang telah disediakan.
“Kemarin baru saya tanda tangani. Ada penambahan 43 Rumah Sakit Rujukan dan second line. Jadi sekarang setiap daerah-daerah itu sudah tersebar Rumah Sakit Rujukan yang dapat menangani Covid dan bisa merekomendasi bersama dinas kesehatannya,” ungkapnya.
Tak lupa Gubernur Herman Deru kembali mengingatkan kepada masyarakat jika ada gejala-gejala untuk dapat segera memeriksakan diri, serta menjaga produktifitas walaupun tidak semaksimal mungkin. “Jangan pernah takut untuk memeriksakan diri, jaga disipilin physical distancing. Tapi ingat bagaimana pun produktivitas jangan sampai punah dan habis. Kita siasati meskipun physical distancing, social distancing tapi produktifitas kita tetap berjalan . Meskpin kita harus mengakui tidak bisa semaksimal saat sebelum covid datang,”tutupnya.(kbs)



