- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Tambah 1 TKI Asal OKI, Pasien Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 19 Orang
PALEMBANG, SIMBUR – Pasien positif Covid-19 di Sumsel per tanggal 14 April 2020 bertambah satu sehingga total menjadi 19 orang. Hal itu diungkap juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Nur Purwoko.
Menurut dia, pasien tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 48 tahun. Pasien tersebut tercatat sebagai warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Pasien dinyatakan positif setelah dilakukan uji swab saat tiba di Palembang.
“Kasus konfirmasi positif hari ini ada penambahan satu dengan status kasus impor. Berdasarkan pemeriksaan, kasus ke-19 ini melakukan perjalananan dari India, ke Jakarta lalu ke Palembang. Saat ini dirawat di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang,” kata Purwoko.
Dengan demikian, kata dia, total kasus konfirmasi positif di Sumsel sejauh ini ada 19 kasus. Rinciannya, 14 orang masih dalam masa perawatan, 3 pasien sudah dinyatakan sembuh dan telah pulang, dan dua lagi meninggal dunia.
Sementara itu, juru bicara Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Iwan Setiawan mengatakan, sebelumnya yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Pihaknya telah melakukan contact tracing (pelacakan kontak) di wilayah tempat tinggal pasien. Hasilnya, petugas sementara menemukan enam orang yang kontak erat dengan pasien dari pihak keluarga pasien.
“Saat pasien dinyatakan sebagai PDP kami langsung bergerak melakukan contact tracing. Hasilnya sampai saat ini enam orang diketahui melakukan kontak erat serumah dan akan dilakukan pendalaman lagi untuk ini. Kami akan memperdalam bagaimana kontak yang dilakukan oleh pasien di tempat tinggalnya (Tulung Selapan),” kata Iwan Setiawan saat telekonferensi, Selasa (14/4) malam.
Selain itu, lanjut Iwan terhadap enam orang ini akan segera dilakukan pemeriksaan SWAB bekerjasama dengan BBLK Sumsel. “Kami akan membawa alat untuk pengambilan sampel untuk sesegera mungkin untuk memutus mata rantai COVID-19 di OKI khususnya di Tulung Selapan. Ini akan kami perdalam agar bisa dilakukan isolasi mandiri kepada yang berkontak ada atau tidak ada keluhan,” tuturnya.
Sebelumnya diketahui pasien ke-19 asal OKI ini telah melakukan perjalanan jauh dan baru pulang dari luar negeri.
Untuk itu, pihaknya mengimbau agar warga yang merasa berkontak dengan pasien tersebut tapi belum terdeteksi petugas agar segera melapor ke petugas kesehatan atau ke perangkat pemerintahan di desa. Hal ini menurutnya bertujuan untuk deteksi sedini mungkin apakah terkontaminasi atau tidak.(tim)



