Lima Warga Sumsel Positif Covid-19, Kemungkinan Bertambah Dua Lagi

# Tunggu Hasil Resmi dan Konfirmasi Pusat

 

PALEMBANG, SIMBUR – Pasien positif Covid-19 di Sumatera Selatan meningkat. Hingga kini jumlah pasien positif sebanyak 5 orang. Dua di antaranya telah meninggal dunia pada 23 Maret 2020. Sementara, tiga lainnya masih dalam pemeriksaan.

Prof Dr dr Yuwono MBiomed, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumsel mengatakan, kemungkinan bakal bertambah dua lagi pasien positif. Akan tetapi, harus menunggu dulu hasil resmi pemeriksaan BBLK dan konfirmasi Jakarta. Media ini pun masih mencoba melakukan penelusuran atas informasi tersebut. “Sejauh ini lima positif. Ada kemungkinan tambah dua tapi masih butuh confirmed pusat,” ungkap Prof Yuwono dikonfirmasi Simbur, Rabu (1/4).

Yuwono membenarkan lima pasien positif Corona di Sumsel. Menurutnya, sebelumnya ada penambahan tiga pasien lagi. Inisial kelima pasien itu yakni almarhum JS asal Palembang, almarhum ES (Prabumulih), HM (OKU), NW (OKI), dan RL (Palembang).

“Pasien dari (RL) itu adalah tenaga kesehatan yang merawat awal almarhum pasien 02 (ES) di Prabumulih. Sementara Pasien OKI kasus impor,” kata Prof Yuwono sembari menambahkan, sebelumnya ada juga pasien dari OKU yang ditetapkan positif Covi-19 oleh Dinas Kesehatan setempat.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, saat ini sudah ada 5 orang yang terkonfirmasi terpapar Covid-19. Dua diantaranya dinyatakan meninggal dunia dan tiga orang masih menjalani perawatan di rumah sakit. “Sumsel sendiri sudah terdampak. Lima orang sudah dinyatakan positif. Dua orang meninggal dunia, dan tiga orang masih dalam proses perawatan. Insya Allah, tiga orang ini bisa disembuhkan dan  semua diberikan perlundungan,” terang Gubernur melalui siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (1/4) .

Dia juga berharap, masyarakat yang saat ini berstatus PDP dan ODP, dapat terlepas dari status tersebut. Selain itu, dia juga mendoakan para tenaga medis yang saat ini tengah berjibaku sebagai garda terdepan dapat selalu diberikan kesehatan.

“Seluruh tenaga medis yang berjibaku memberikan penanganan diharapkan terus menjaga kesehatannya dan kita juga selalu mendoakan agar mereka dapat terus memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Sebagai Gubernur, dia terus mengimbau agar masyarakat tetap mendengar arahan pemerintah demi kebaikan bersama. “Saya imbau tetap jaga jarak. Tapi meskipun jaga jarak, pertalian persaudaraan kita tetap tanpa batas, berdoa tanpa batas, kita tidak boleh hancur karena virus ini,” pungkasnya.

Gubernur juga mengimbau  untuk memperketat akses masuk Sumsel, menggalakkan hidup sehat dengan menjaga asupan makan, mencuci tangan, membersihkan tubuh dengan segera usai melakukan aktivitas, hingga mengupayakan jaga jarak, serta meminta pertolongan kepada Allah swt.

“Segala upaya telah kami lakukan untuk melawan Covid-19 ini. Saatnya kini meminta pertolongan Allah swt agar Sumsel khusunya, negara ini dan dunia umumnya bisa segera terbebas dari ancaman virus ini. Ajakan ini sampaikan untuk semua masyarakat Sumsel khususnya,” ungkapnya.

Diketahui, selain 5 pasien positif dan 2 orang meninggal, situasi terkini Covid-19 di Sumsel per 1 April 2020 terdata 1.110 orang dalam pemantauan (ODP), 35 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Di Palembang ada 297 ODP, 10 PDP dan positif 2; OKI 32 ODP, 3 PDP, dan positif 1; Lahat 10 ODP dan 0 PDP;  OKU  59 ODP, 3 PDP, dan positif 1; Musi Banyuasin 141 ODP dan 3 PDP; serta Muara Enim  108 ODP dan 1 PDP.

Selanjutnya, Musi Rawas ada 7 ODP dan 0 PDP, Banyuasin 45 ODP dan 1 PDP, Ogan Ilir 55 ODP dan 0 PDP, Prabumulih ada 38 ODP dan 1 PDP, Pagaralam  43 ODP dan 1 PDP, dan Lubuklinggau 52 ODP dan 2 PDP. Kemudian, OKU Timur ada 52 ODP dan 2 PDP, OKU Selatan 68 ODP dan 3 PDP, Empatlawang 26 ODP dan 0 PDP, Pali ada 49 ODP dan 1 PDP, Muratara ada 28 ODP dan 0 PDP, serta dari luar Sumsel  ada 0 ODP dan 4 PDP. (kbs)